Ketua AJMI Sampaikan Aspirasi dan Kekecewaan, Minta Evaluasi Kinerja Kasi Mediaonline Pendam I/BB
- account_circle Red
- calendar_month Jum, 18 Sep 2026

MEDAN – Ketua Aliansi Jurnalis Militer Indonesia (AJMI), Ryan Noer Sinaga, menyampaikan aspirasi sekaligus kekecewaannya terkait pola komunikasi dan koordinasi antara awak media online dengan jajaran Penerangan Kodam (Pendam) I/Bukit Barisan.
Ryan bersama Pokja Mediaonline Pendam I/BB berharap Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa dapat mengevaluasi kinerja Kepala Seksi (Kasi) Mediaonline Pendam I/BB yang disebut berinisial Kapten Czi Y.
Menurut Ryan, evaluasi tersebut diperlukan untuk membangun kembali komunikasi dan sinergi yang lebih baik antara jajaran Pendam I/BB dengan media online yang selama ini melakukan peliputan dan publikasi berbagai kegiatan TNI AD.
“Harapan kami, persoalan ini dapat menjadi perhatian dan dievaluasi secara objektif. Kami ingin hubungan antara media dan jajaran Pendam I/BB berjalan baik, terbuka, serta saling menghargai,” ujar Ryan kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).
Ryan mengungkapkan, dirinya menilai terdapat sejumlah persoalan dalam mekanisme koordinasi dan undangan peliputan kegiatan Pangdam I/BB. Ia mengaku tidak selalu mendapatkan undangan untuk kegiatan yang melibatkan Pangdam, meskipun selama ini aktif memberitakan kegiatan Kodam I/BB dan jajarannya.
“Saya sudah beberapa kali menerima penghargaan dari TNI di bidang jurnalistik. Namun, sejak Oktober 2025, saya mengaku tidak lagi mendapatkan undangan untuk sejumlah kegiatan peliputan Pangdam. Kalau pun hadir, terkadang karena mendapatkan informasi atau undangan dari jajaran Kodim yang menjadi pelaksana kegiatan,” katanya.
Persoalan Komunikasi
Ryan juga menyoroti persoalan komunikasi dengan pihak Kasi Mediaonline. Ia mengaku pernah disebut sebagai provokator. Menurutnya, tudingan tersebut tidak sesuai dengan kontribusi yang selama ini dilakukannya dalam membangun komunikasi antara media dengan jajaran Kodam I/BB.
“Saya selama ini aktif memberitakan kegiatan Kodam I/BB dan mengajak sejumlah rekan media untuk bergabung dalam grup komunikasi wartawan Pendam. Karena itu, saya merasa kecewa apabila justru dianggap sebagai provokator,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ketidakhadirannya dalam sejumlah kegiatan pagi tidak selalu berarti dirinya tidak mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, pada waktu tertentu ia memiliki keperluan keluarga, sehingga dapat mewakilkan kehadiran kepada wartawan dari medianya.
“Kalau saya tidak bisa hadir karena ada keperluan, misalnya mengantar anak sekolah, tentu bisa diwakilkan kepada wartawan saya. Kami tetap mendukung kegiatan dan publikasi Kodam,” katanya.
Ryan berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui komunikasi dan evaluasi secara proporsional. Ia menilai Kasi Mediaonline memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara institusi TNI dan insan pers.
“Kami berharap Kasi Mediaonline dapat bersinergi dan aktif berkomunikasi dengan awak media. Kalau ada persoalan, sebaiknya dibicarakan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tuturnya.
Ryan menegaskan, pihaknya berencana menyampaikan aspirasi tersebut secara langsung kepada Pangdam I/BB agar mendapatkan perhatian dan penyelesaian.
Sementara itu, berbagai tudingan maupun penilaian yang disampaikan Ryan terhadap Kapten Czi Y merupakan pandangan dan pengalaman yang disampaikan dari pihak AJMI. Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan atau tanggapan dari Kapten Czi Y terkait pernyataan tersebut.
Catatan Redaksi: Media ini membuka ruang Hak Jawab dan Hak Koreksi seluas-luasnya bagi semua pihak terkait sesuai amanat UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pemberitaan ini disusun berdasarkan dokumen laporan resmi yang diterima redaksi dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.***
- Penulis: Red









Saat ini belum ada komentar