VIRAL “4 GUNUNG ERUPSI BERSAMAAN”, MASYARAKAT DIMINTA WASPADA ALIHAN ISU KORUPSI
- account_circle Sugianto
- calendar_month Sen, 7 Sep 2026

RIAU,SAIBERNEWS.COM – Ramai beredar di media sosial dan grup WhatsApp informasi dengan judul besar “4 GUNUNG API DI INDONESIA ERUPSI BERSAMAAN PAGI INI” disertai foto Gunung Anak Krakatau, Semeru, Ili Lewotolok, dan Gunung Ibu.
Informasi ini dinilai menyesatkan dan berpotensi sebagai pengalihan isu dari berbagai permasalahan besar yang sedang menjadi sorotan publik, khususnya kasus dugaan tindak pidana korupsi.
FAKTA: TIDAK ADA ERUPSI BERSAMAAN
Berdasarkan data PVMBG dan MAGMA Indonesia, hingga hari ini tidak ada laporan resmi mengenai erupsi besar yang terjadi bersamaan di keempat gunung tersebut.
Keempat gunung memang berstatus aktif. Namun aktivitasnya berjalan seperti biasa dan tidak dalam status darurat nasional.
Foto yang beredar merupakan gabungan gambar dari waktu dan kejadian berbeda yang diedit agar terlihat dramatis.
DIDUGA UNTUK MENUTUPI ISU KORUPSI
Pengamat media sosial menilai, penyebaran informasi kepanikan seperti ini sering muncul bertepatan dengan ramainya pemberitaan kasus korupsi di tingkat pusat maupun daerah.
“Masyarakat harus cerdas dan bijak mencerna informasi. Jangan-jangan ini sengaja diviralkan agar perhatian publik teralihkan dari isu-isu korupsi yang nilainya triliunan, Miliaran, Ratusan dan merugikan negara,” ujar salah satu pegiat anti korupsi di Riau.
Banyak kasus besar yang tiba-tiba “tenggelam” karena ditutup oleh berita sensasional, bencana, atau kepanikan massal.
PESAN UNTUK MASYARAKAT: JANGAN MUDAH TERPROVOKASI
Masyarakat diimbau untuk tidak langsung meneruskan atau membagikan informasi tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu.
Cek sumber resmi di MAGMA Indonesia, BMKG, BNPB, dan media kredibel sebelum percaya.
“Jangan sampai kita sibuk membahas gunung meletus, sementara uang rakyat dikorupsi berjamaah tanpa ada yang mengawal. Itu yang mereka mau,” tegasnya.
Di tengah banyaknya sitaan aset dan kasus korupsi yang menyeret nama besar, publik diminta tetap fokus mengawal. Jangan biarkan isu penting dikubur oleh hoaks.
“Kalau ada gunung meletus beneran, pasti pemerintah sudah umumkan. Kalau ada korupsi meletus, kita yang harus bongkar,” tutupnya.
CATATAN REDAKSI:
REDAKSI MENGIMBAU MASYARAKAT UNTUK MENYARING INFORMASI DARI SUMBER RESMI. JANGAN MUDAH TERPROVOKASI KONTEN YANG MEMICU KEPANIKAN.
- Penulis: Sugianto








Saat ini belum ada komentar