Terangi Dulu Dong! Jalan di Kawasan Industri Modern Medan Masih Andalkan Lampu Bulan
- account_circle Red
- calendar_month Rab, 5 Agu 2026

Medan, SAIBERNEWS.COM— Malam di Kawasan Industri Modern Medan (KIM) Medan terasa ekstra sunyi. Bukan karena sepi aktivitas, tapi karena sejumlah ruas jalannya minim penerangan. Gelapnya jalan membuat pengendara ibarat main petak umpet, bedanya yang dicari bukan teman, tapi marka jalan dan potensi bahaya.
Pantauan awak media pada Rabu (5/8/2026) malam menunjukkan beberapa titik di kawasan industri itu gelap gulita. Lampu jalan yang ada tidak menyala atau jumlahnya tidak memadai, sehingga jarak pandang pengendara berkurang drastis.
Kondisi ini dikhawatirkan memicu dua risiko sekaligus. Pertama, rawan kecelakaan lalu lintas karena pengendara sulit melihat lubang, belokan, dan kendaraan lain. Kedua, rawan aksi kriminalitas seperti pencurian dengan kekerasan yang kerap terjadi di jam-jam sepi.
“Kalau lewat sini jam 9 malam ke atas rasanya deg-degan. Gelap, sepi, jalannya juga lebar. Harapannya sih pengelola dan dinas terkait cepat evaluasi lampu jalannya,” kata salah seorang pekerja yang melintas di kawasan tersebut.
Bagi pekerja shift malam dan sopir logistik, penerangan jalan bukan sekadar fasilitas tambahan. Lampu yang memadai berfungsi menunjang mobilitas sekaligus memberi rasa aman bagi ribuan orang yang setiap hari beraktivitas di KIM.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Kawasan Industri Modern Medan maupun instansi terkait mengenai minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan tersebut. Dengan asas praduga tidak bersalah, semua pihak diharapkan dapat segera meninjau dan menindaklanjuti temuan di lapangan agar keamanan dan keselamatan pengguna jalan terjamin.
Pemerintah kota dan pengelola kawasan sebelumnya telah berulang kali menekankan pentingnya infrastruktur dasar di kawasan industri. Jika tidak segera ditangani, jalan yang gelap ini dikhawatir berbalik menjadi “iklan gratis” bagi tindak kejahatan, bukan daya tarik investasi.***
- Penulis: Red









Saat ini belum ada komentar