Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kata Plt DLH Kuansing: Jangan Bilang Kami Tidak Bertanggung Jawab dan Sebut Wartawn Menyerang Pribadi

  • account_circle SUGIANTO
  • calendar_month Jum, 27 Mar 2026

PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuansing

Kuantan Singingi,SAIBERNEWS– Terkait sebuah pemberitaan wartawan yang terbit di Media Siber, yaitu di beberapa titik sampah menumpuk di tengah-tengah kota Teluk Kuantan yang tidak diatasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuansing (Kuansing) di eranya Delis Martoni, hal ini memang menjadi masalah serius, pada Kamis malam 26 Maret 2026.

Terkait hal ini, awak media mendapatkan balasan konfirmasi melalui via WhatsApp dari Plt Dinas Lingkungan Hidup, Delis Martoni, Jumat Pagi (27/03/2026).

“Hari selasa tanggal 24 maret, kami DLH gotong royong bersihkan sampah di topan dengan 6 (enam) Dumptruck (Dantruk). Jadi jangan bilang kami tdk bertanggung jawab,” ucap Delis Martoni.

“Untuk kegiatan ini kami sampai lembur, menyediakan makan siang dan tambahan minyak operasional untuk setiap armada. Jangan suka-suka bapak saja buat berita, bapak suko (suka) kali menyerang pribadi orang,” ucap lagi Delis Martoni Plt DLH Kuansing.

Lanjutnya Delis Martoni, sampai malam anggota mengangkat sampah liar di topan, bapak buatlah beritanya.

“Sempai malam anggota mengangkat sampah liar rumbio atau tobek panjang,” ujar Delis dengan mengirimkan foto dokumentasi yang tidak ada tanggalnya.

Wartawan, netizen net dan masyarakat tidak pernah menyerang pribadi seseorang, hanya mempertanyakan kebijakan dan tanggung jawab Dinas lingkungan Hidup, begitu juga dengan peran aktifnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Menyoroti Poin-poin tugas penting dan tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup Kuansing diantaranya:

1.Mengelola Sampah: Mengatur sistem pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan.

2.Mengawasi Kualitas Lingkungan: Memantau dan mengontrol polusi udara, air, dan tanah.

3.Melestarikan Keanekaragaman Hayati: Melindungi dan melestarikan flora dan fauna yang terancam punah.

4.Meningkatkan Kesadaran Lingkungan: Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

5.Mengatur Isertifikat Lingkungan: Mengatur dan mengawasi pemberian izin lingkungan untuk kegiatan yang berpotensi berdampak pada lingkungan.

Dengan demikian, DLH Kuansing berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sebelumnya, awak media sempat menerbitkan sebuah pemberitaan di Media Siber dengan judul pemberitaan “Tumpukan Sampah Ditengah Kota: Kepala DLH Diduga Terkesan Tutup Mata dan Tidak Ada Tanggung Jawab”.

Berdasarkan aturan, DLH memiliki tanggung jawab untuk mengelola sampah secara efektif dan ramah lingkungan, bukan terkesan elergi dengan tutup mata dan dugaan mengharapkan anggaran.

Masalah sampah di tengah Kota yang menumpuk tidak hanya mengganggu estetika, tapi juga berdampak negatif pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. DLH Kabupaten Kuansing seharusnya memiliki strategi untuk mengatasi masalah ini, namun sepertinya belum berjalan efektif.

Kebijakan pemerintah dipertanyakan, karena Pemerintah Kabupaten Kuansing sebelumnya telah menyiapkan strategi komprehensif untuk mengatasi masalah sampah, termasuk pembentukan satuan tugas percepatan pengelolaan sampah nasional. Fokusnya adalah pada infrastruktur dan penerapan kebijakan berbasis teknologi.

Ditahun 2025, Dinas lingkungan Hidup Kuansing pernah mengadakan acara edukasi lingkungan hidup, sebagai mana dalam upaya mengatasi permasalahan sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan.

Hal ini, melibatkan tim nasyarakat LPPM Universitas Riau tahun 2025 yang sudah menggelar kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuantan Singingi

Tahun silam, kegiatan ini melibatkan berbagai elemen penting masyarakat, seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuansing, para Kepala Sekolah SD dan SMP di Kecamatan Kuantan Tengah, Pengurus Bumdes Koto Taluk, ibu-ibu PKK, dan Komunitas Peduli Kuansing (KPK).

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya penguatan fungsi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) serta pengembangan kawasan edukasi berbasis lingkungan di ECOEDUPARK Hutan Kota Pulau Bungin, Teluk Kuantan.

Namun, DLH Kuansing di era tahun 2026, kegiatan ini tidak bisa di pertahankan, dugaan alasan karena keterbatasan anggaran.

Diwaktu terpisah, awak media sudah konfirmasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuansing Delis Martoni melalui via WhatsApp dengan mengirim sebuah foto tumpukan sampah. Namun, konfirmasi awak media tidak dibalas.

Harapan Anggota Kelembagaan Pers, DLH Kabupaten Kuansing harus memiliki kebijakan yang jelas dan efektif untuk mengatasi masalah sampah. Mereka juga harus transparan dalam mengelola sampah dan melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.

Langkah Selanjutnya, Pemerintah dan DLH Kabupaten Kuansing harus segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah sampah di tengah kota. Masyarakat juga harus berperan aktif dalam mendukung upaya pengelolaan sampah yang efektif.

Dikutip dari informasi Sketariat Kabinet Republik Indonesia, bahwasanya Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 12 Maret 2025, guna membahas solusi komprehensif dalam penanganan dan pengelolaan sampah secara nasional.

Dalam keterangannya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan bahwa permasalahan sampah yang masih dihadapi di berbagai wilayah ini menjadi perhatian dan prioritas dari Presiden.

“Tentu kita tahu bahwa sampai dengan hari ini kita masih menghadapi berbagai permasalahan sampah di berbagai kota, kabupaten seluruh Indonesia. Masyarakat kita juga banyak sekali yang sudah mengeluhkan permasalahan ini dan tentu kita tidak boleh diam,” ucapnya.

Menurut AHY, rapat ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menangani permasalahan sampah yang makin kompleks. Pembangunan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menangani persoalan sampah menjadi hal yang penting, salah satunya dengan meningkatkan pendidikan dan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah sejak dini di sekolah.

“Tentunya kita harus menghadirkan kesadaran dan kepedulian secara nasional. Pertama itu yang harus dibangun. Oleh karenanya pendidikan, sosialisasi termasuk di sekolah-sekolah kita dari mulai kecil sampai dengan dewasa harus ditanamkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi sampah itu sendiri,” lanjutnya.

Selain membangun kesadaran masyarakat, pemerintah juga akan fokus pada penerapan teknologi dan penguatan infrastruktur dalam menangani sampah dari hulu hingga hilir. AHY menyoroti kondisi sejumlah tempat pembuangan sampah yang sudah penuh serta dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Disinilah harus hadir beberapa terobosan termasuk penggunaan teknologi dan infrastruktur yang fokus pada penanganan sampah dari hulu hingga hilir. Dari mulai sumbernya rumah tangga, industri, sentra-sentra komersial dan semua yang memproduksi sampah,” jelas AHY.

Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, AHY berharap pengelolaan sampah dapat ditangani dengan baik mulai dari tempat pembuangan sampah terpadu (TSPT) hingga tempat pemrosesan akhir (TPA).

“Sampah diharapkan bisa dihancurkan kemudian juga sebagian bisa ditimbun, tetapi selebihnya benar-benar kita fokus pada recycle, dikembalikan kepada produser untuk bisa diproduksi komunitas tertentu, tapi juga pembakaran tadi bisa kemudian diubah menjadi listrik,” lanjutnya.

Sebagai langkah konkret, AHY mengatakan bahwa Presiden Prabowo telah memerintahkan pembentukan satuan tugas percepatan pengelolaan sampah nasional yang akan berfokus pada infrastruktur serta penerapan kebijakan berbasis teknologi. Dalam hal ini, pemerintah pusat akan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan kebijakan ini secara terintegrasi.

“Kita ingin menghadirkan kebijakan yang komprehensif terintegrasi. Yang menjadi ujung tombak sebetulnya pada pemerintah daerah, tetapi pemerintah pusat akan hadir dengan kebijakan dan bersama-sama,” ungkap AHY.

Sebagai bagian dari upaya nasional, AHY menyebut bahwa pemerintah juga akan menghadirkan gerakan nasional Indonesia bersih dari sampah. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memastikan bahwa pengelolaan sampah dilakukan secara berkelanjutan.

“Sekali lagi bukan hanya infrastrukturnya, bukan hanya teknologinya, tetapi bagaimana kesadaran masyarakat ini bisa terus kita bangun bersama-sama,” tandasnya.***

  • Penulis: SUGIANTO

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Sukesih
    • visibility 78
    • 0Komentar

    JAKARTA, (SAIBERNEWS.COM ) – Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), menghembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Almarhum wafat akibat serangan jantung. Berdasarkan keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, almarhum sempat menghadiri acara Deklarasi […]

  • Instruksi Polda Riau Tanam 21.000 Pohon, Polres Kuansing dan Polsek Kuantan Hilir Seberang Wujudkan Program “Green Policing”

    Instruksi Polda Riau Tanam 21.000 Pohon, Polres Kuansing dan Polsek Kuantan Hilir Seberang Wujudkan Program “Green Policing”

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle SUGIANTO
    • visibility 161
    • 0Komentar

    SAIBERNEWS.COM, Kuantan Singingi,- Dalam rangka mendukung Program Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. tentang penanaman 21.000 pohon di seluruh wilayah hukum Polda Riau menjelang Hari Pohon Nasional 2025, Polres Kuansing dan Polsek Kuantan Hilir Seberang (KHS) melaksanakan kegiatan Green Policing di Pekarangan Subsektor Polsek Kuantan Hilir Seberang, rabu (12/11/2025) pukul 08.15 […]

  • 30 Hari Mengubah Desa: TMMD 128 Dikebut, Pasar Rawa Dipacu Berlari
    TNI

    30 Hari Mengubah Desa: TMMD 128 Dikebut, Pasar Rawa Dipacu Berlari

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle Red
    • visibility 56
    • 0Komentar

    LANGKAT,SAIBERNEWS.COM |Pagi di Desa Pasar Rawa tak lagi sama. Bukan suara ayam atau obrolan warung yang dominan, melainkan deru excavator yang menggigit tanah tanpa jeda. Di sini, waktu seperti dipercepat. Hanya 30 hari dan sebuah desa diminta berubah. Program TMMD ke-128 Kodim 0203/Langkat datang dengan gaya khasnya: cepat, padat, serentak. Sekitar 50 prajurit TNI, lima […]

  • Pangdam I/BB Kunjungi Kodim 0212/TS, Tekankan Profesionalisme, Kesiapan Fisik, dan Wawasan Teritorial

    Pangdam I/BB Kunjungi Kodim 0212/TS, Tekankan Profesionalisme, Kesiapan Fisik, dan Wawasan Teritorial

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle Sib
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, SAIBERNEWS.COM – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0212/Tapanuli Selatan yang beralamat di Jalan Imam Bonjol, Padang Matinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Senin (27/7/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau kesiapan operasional satuan, berinteraksi langsung dengan prajurit, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda di wilayah Tapanuli […]

  • Karena Polri Mengayomi Masyarakat, Kapolsek Benai Sambangi Lansia Sebatang Kara

    Karena Polri Mengayomi Masyarakat, Kapolsek Benai Sambangi Lansia Sebatang Kara

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
    • account_circle Sugianto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kapolsek Benai IPDA M.Ali Sodiq datangi rumah warga kurang mampu Kuantan Singingi,SAIBERNEWS.COM ||  Komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat kembali ditunjukkan Kapolsek Benai, IPDA M. Ali Sodiq.  Pada Sabtu sore (18/4/2026), ia melaksanakan kegiatan bakti sosial yang menyentuh hati warga Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi. Perhatian khusus diberikan kepada Bapak […]

  • Kajati Sumut Tumpukan Uang 150 M Hasil Korupsi Penjualan Aset  PTPN 1

    Kajati Sumut Tumpukan Uang 150 M Hasil Korupsi Penjualan Aset PTPN 1

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Red
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Saibernews.com, Medan || Penyidikan kasus korupsi penjualan aset PT Perkebunan Nusantara l (PTPN I) Regional I untuk dibangun menjadi perumahan Citraland mulai kelihatan. Hal ini terbukti dari Press release Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) yang memamerkan tumpukan uang hasil tindak pidana korupsi senilai Rp150 miliar, di Gedung Kejati Sumut Jalan AH Nasution, Selasa (22/20). […]

expand_less Back to top