FAHMI dan Law Firm Eben Haezar, Andika, serta Leonardus Lepas Mahasiswa Magang FH UMSU, Tekankan Integritas dan Profesionalisme Calon Penegak Hukum
- account_circle Red
- calendar_month Sab, 1 Agu 2026

MEDAN,SAIBERNEWS.COM – Law Firm Eben Haezar, Andika, dan Leonardus bersama Forum Advokasi Hukum dan Media Indonesia (FAHMI) melepas mahasiswa magang Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FH UMSU) yang telah menyelesaikan program praktik lapangan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan etika dalam membentuk calon penegak hukum.
Acara pelepasan berlangsung di BS Coffee, Jalan Halat, Kota Medan, Jumat (31/7/2026), dan dihadiri para advokat, pengurus FAHMI, serta mahasiswa peserta magang.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi penutup program magang, tetapi juga menjadi forum evaluasi terhadap proses pembelajaran mahasiswa selama mengikuti praktik di kantor hukum. Selain itu, kegiatan ini memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan praktisi hukum dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas di bidang hukum.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua Umum FAHMI Yasaaro Telembanua, S.E., S.H., M.H., M.Kn., Sekretaris Jenderal Bung Joe Sidjabat, beserta jajaran pengurus FAHMI. Turut hadir para advokat Eben Haezar Zebua, S.H., M.H., Andika, S.M., S.H., CPL., dan Leonardus Laia, S.H., yang selama masa magang memberikan pembinaan kepada para mahasiswa, yakni Cantika Sasi Kirana, Nurani, dan Alaina Faira Syafitri.
Dalam sambutannya, Ketua Umum FAHMI Yasaaro Telembanua menegaskan bahwa pendidikan hukum tidak cukup hanya mengandalkan teori di ruang kuliah. Menurutnya, pengalaman praktik menjadi bagian penting untuk membentuk lulusan yang siap menghadapi dinamika dunia penegakan hukum.
“Mahasiswa hukum harus dibentuk menjadi pribadi yang memiliki integritas, keberanian, dan profesionalisme. Pengalaman magang menjadi bekal penting agar mereka memahami bagaimana hukum dijalankan secara nyata dengan tetap menjunjung tinggi etika profesi,” ujarnya.
Sementara itu, Advokat Eben Haezar Zebua mengatakan kantor hukum memiliki tanggung jawab moral dalam mendukung lahirnya calon advokat yang kompeten dan berintegritas.
“Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama magang dapat menjadi modal bagi para mahasiswa ketika memasuki dunia profesi. Seorang penegak hukum harus mengedepankan integritas, kemampuan analisis, dan tanggung jawab terhadap pencari keadilan,” katanya.
Senada dengan itu, Advokat Andika menilai tantangan profesi hukum ke depan akan semakin kompleks sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, berkarakter, dan memiliki kompetensi yang terus berkembang.
“Dunia hukum terus berkembang. Karena itu, mahasiswa harus terus belajar, menjaga independensi, meningkatkan kompetensi, serta tetap berpegang pada kode etik dalam menjalankan profesinya,” ungkapnya.
Sekretaris Jenderal FAHMI, Bung Joe Sidjabat, menambahkan bahwa program magang memberikan pengalaman yang tidak diperoleh di bangku kuliah.
“Magang bukan hanya tentang memahami administrasi perkara, tetapi juga belajar membangun komunikasi dengan klien, memahami proses persidangan, dan menjaga profesionalisme dalam setiap penanganan perkara,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain penyampaian evaluasi dan pesan kepada peserta magang, acara juga diisi dengan penyerahan cendera mata, sesi foto bersama, serta ramah tamah.
Melalui program tersebut, Law Firm Eben Haezar, Andika, dan Leonardus bersama FAHMI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mencetak calon-calon praktisi hukum yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, profesionalisme, dan kepedulian terhadap penegakan hukum, khususnya di Sumatera Utara.***
- Penulis: Red








Saat ini belum ada komentar