Ida Herida, Penulis Asal Padang Panjang, Bawa Karya Puisi hingga ke Panggung Nasional
- account_circle Sukesih
- calendar_month Ming, 13 Sep 2026

DUMAI,SAIBERNEWS.COM– Kiprah penulis asal Padang Panjang, Sumatera Barat, Ida Herida, yang akrab disapa Teteh, menjadi bukti bahwa karya sastra dari daerah mampu menembus ruang apresiasi hingga tingkat nasional.
Konsistensinya dalam menulis, khususnya puisi, telah mengantarkan Ida Herida mengikuti berbagai ajang penulisan. Sejumlah karya yang diikutsertakannya dalam kompetisi tingkat nasional berhasil meraih penghargaan serta apresiasi sebagai salah satu penulis berprestasi.
Perjalanan literasinya tidak berhenti pada kompetisi. Sejumlah karya Ida Herida juga telah diterbitkan dalam bentuk buku dan antologi puisi. Salah satunya adalah buku puisi berjudul Tak Harus Kecewa yang diterbitkan MediaGuru.
Selain itu, karya-karyanya turut menghiasi sejumlah antologi puisi, di antaranya Kenangan serta Kelopak Mata yang Basah. Kehadiran karya tersebut menjadi bagian dari perjalanan Ida Herida dalam memperluas ruang ekspresi dan memperkenalkan karya sastra kepada pembaca.
Prestasi di tingkat nasional kembali diraih Ida Herida pada 20 Maret 2026. Ia menerima piagam dan sertifikat sebagai Juara Nasional dalam ajang menulis bertema “Langit Kasih” yang diselenggarakan Penerbit Generasi Menulis.
Dalam piagam penghargaan tersebut, Ida Herida dinyatakan sebagai Penulis Buku Nasional dengan hasil penilaian “Sangat Baik” terhadap karya yang dihasilkannya dan telah diterbitkan.
Bagi Ida Herida, perjalanan tersebut bukan sekadar rangkaian penghargaan, tetapi menjadi bagian dari proses panjang dalam membangun tradisi menulis secara konsisten.
Kiprahnya sekaligus menunjukkan bahwa karya yang lahir dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan apresiasi di tingkat nasional. Dengan ketekunan dan konsistensi, puisi yang ditulisnya mampu menjadi medium untuk menyampaikan gagasan sekaligus membuka ruang prestasi di dunia literasi.
Bagi Ida Herida, menulis bukan sekadar hobi. Menulis merupakan ruang untuk menuangkan gagasan, pengalaman, dan perasaan menjadi sebuah karya yang dapat dibaca, diapresiasi, serta memberikan manfaat bagi orang lain.***
- Penulis: Sukesih
- Editor: Red









Saat ini belum ada komentar