Ke-92 Kalinya Digelar, Djarum Foundation dan YBSI Layani 512 Warga di Ponpes Raiyatul Husnan Bondowoso
- account_circle Sib
- calendar_month Sab, 9 Mei 2026

WRINGIN, SAIBERNEWS.COM – Antusiasme masyarakat dan para santri tampak sangat tinggi saat kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan digelar di lingkungan Pondok Pesantren Raiyatul Husnan, Desa Wringin Tengah, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (9/5/2026). Sebanyak 512 orang mendapatkan layanan pengobatan gratis dalam rangkaian kegiatan ke-92 program Peduli Pesantren Jawa Timur 2026 yang digagas Djarum Foundation bekerja sama dengan Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Djarum Foundation melalui program Djarum Sumbangsih Sosial, yang berfokus pada peningkatan taraf kesehatan masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar lingkungan pesantren.
Mewakili Pengasuh Ponpes Raiyatul Husnan KH Mahfud Husnan, Haji Abdul Adhiem, SE, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Terima kasih atas perhatian yang telah diberikan berbagai pihak, terutama Djarum Foundation dan YBSI, sehingga pelayanan kesehatan ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi kami semua,” ucapnya didampingi Gus Inong.
Hal senada juga disampaikan Gus Inong yang mewakili Ketua Yayasan. Ia mengimbau seluruh warga, para kiai, ustadz, pengurus pondok maupun santri untuk memanfaatkan kesempatan tersebut guna memeriksakan kondisi kesehatannya.
Wakil Manajer Program Bakti Sosial Djarum Foundation, Ivana Lie, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan ini secara khusus disiapkan demi meningkatkan mutu layanan medis bagi masyarakat sekitar pesantren, para santri, pengurus, hingga para pengasuh. Perwakilan PT Djarum Jember/Bondowoso, Bagus Arif Weber, juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan aktif para santri yang telah membantu kelancaran jalannya kegiatan pelayanan kepada warga.
Sementara itu, Pendiri YBSI, Dr. dr. Hisnindarsyah, Sp.KL(K), SE, M.Kes, MH, menuturkan bahwa selain pemeriksaan kesehatan umum dan perawatan gigi, pada kesempatan kali ini juga disediakan layanan pemeriksaan oleh dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) guna melengkapi pelayanan yang dibutuhkan warga.
“Dari hasil pemeriksaan, penyakit yang paling banyak diderita masyarakat umum antara lain hipertensi dan radang sendi. Sedangkan di kalangan santri banyak ditemukan keluhan penyakit kulit, radang tenggorokan, serta gangguan saluran pernapasan. Selain penanganan medis, kami juga memberikan penyuluhan agar masyarakat dapat mencegah timbulnya penyakit tersebut secara mandiri. Kami juga menurunkan unit pelayanan gigi keliling guna menjamin pelayanan yang lebih profesional,” jelasnya.
Untuk menunjang pelayanan tersebut, YBSI menurunkan tim medis yang terdiri dari 6 dokter umum, 2 dokter spesialis THT, 3 dokter muda, 2 tim dokter gigi beserta asisten, 9 perawat, 5 tenaga penunjang apotek dan obat-obatan, 2 tenaga laboratorium, serta 6 orang tenaga sukarelawan.
Secara rinci, pelayanan yang telah diberikan meliputi 236 orang pasien umum (di antaranya 142 orang menjalani pemeriksaan laboratorium), 193 orang santri, 47 orang pasien perawatan gigi, serta 36 orang pasien yang diperiksa oleh dokter spesialis THT. Total seluruhnya ada 512 orang yang menerima manfaat pelayanan kesehatan tersebut.
Hadir menyaksikan jalannya kegiatan ini antara lain Kepala Desa Wringin Tengah, Kepala Puskesmas Wringin, unsur Muspika setempat, serta perwakilan dari jajaran PT Djarum yakni Leo Santoso, Yudha Ardiwinata, dan Totok Widyanto.
Diketahui, kegiatan pelayanan kesehatan ini merupakan program rutin Djarum Sumbangsih Sosial. Sejak dimulai pada tahun 2014 hingga kini, program tersebut telah melayani lebih dari 90.000 warga yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Selain pelayanan kesehatan, kepedulian ini juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan lain seperti khitanan massal, peningkatan kualitas sarana panti asuhan, satgas pencegahan kebakaran, hingga penyediaan akses air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.***
- Penulis: Sib









Saat ini belum ada komentar