Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketegasan Penegak Hukum: Tangkap Oknum “ES” Diduga Memberikan Keterangan Bohong Terkait Pajak Galian C di HGU PT KTBM

  • account_circle Sugianto
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026

Gambar Ilustrasi Memberikan Keterangan Bohong

Kuantan Singingi,Saibernews.com || Menjadi sorotan tajam oleh Publik dan Masyarakat, terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kuantan Singingi (Kuansing) dan Ketegasan Penindakan Aparat Penegak Hukum (APH).

Sorotan ini, adanya aktivitas Galian C yang berada didalam perkebunan sawit PT Karya Tama Bina Mandiri (KTBM) di Kecamatan Kuantan Mudik, diduga tidak ada ketegasan dalam penindakan, sehingga masyarakat beranggapan Penegak Hukum diduga melempem atau ngantuk.

Karena, oknum-oknum perkebunan sawit PT KTBM diduga sudah menyisakan sejumlah persoalan konflik sosial yang kerap merugikan Masyarakat, Daerah dan Negara.

Dampak terjadi, menunjukkan adanya isu tumpang tindih izin, potensi kerusakan lingkungan dan masalah legalitas karena HGU sawit seharusnya fokus pada perkebunan, bukan pertambangan, dan aktivitas galian C yang memerlukan izin khusus.

Mirisnya, seorang oknum dari pihak PT KTBM pada saat dikonfirmasi, berbanding terbalik jawabannya dengan penyampaian Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kuansing, Masrul Hakim, bahwasanya belum ada pihak perusahaan memberikan kontribusi sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) terkait Galian C, Kamis (29/01/2026).

Dikutip dari pemberitaan narasi media KlikMX, Masrul Hakim Kepala Bappenda menyampaikan, meski produksi material galian C di lokasi tersebut mencapai lebih dari 2.000 kubik per hari, hingga kini perusahaan belum juga menyetorkan pajak ke kas daerah,” ucap Masrul Hakim.

Masrul Hakim, mengakui bahwa pajak galian C pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), ditetapkan sebesar 20 persen untuk kabupaten atau sekitar Rp 5.500 per kubik.

“Dengan volume produksi mencapai ribuan kubik per hari, potensi pajak yang seharusnya diterima daerah diperkirakan mencapai Rp 24 juta per bulan,” kata Masrul.

Namun, potensi tersebut hingga kini belum terealisasi. Produksi di lapangan bisa mencapai 2 ribu kubik lebih per hari, Tapi pajak dari aktivitas C belum dibayarkan ke daerah,” katanya.

Masrul mengungkapkan, Bappenda Kuansing telah menyurati pihak PT KTBM untuk menagih kewajiban pajak tersebut. Namun hingga saat ini, perusahaan belum menunjukkan itikad untuk merealisasikannya.

“Kami sudah menyurati pihak PT KTBM, tapi belum ada realisasi pembayaran. Ini tentu menjadi perhatian serius,” ungkap Masrul.

Ia juga mengaku pernah turun langsung ke lokasi galian C di HGU PT KTBM. Dari hasil peninjauan tersebut, Bappenda memastikan aktivitas penambangan berjalan aktif dengan produksi besar, namun belum diikuti dengan kepatuhan pajak.

“Kita akan surati lagi. Mereka wajib membayar pajak dari aktivitas galian C itu,” tegasnya.

Untuk menutup celah kebocoran pajak di sektor galian C, Pemkab Kuansing kini memperketat penggunaan material tambang galian C.

Seluruh proyek pembangunan di daerah itu dilarang menggunakan material dari galian C ilegal. “Setiap pelaksana proyek wajib menunjukkan bahwa material yang digunakan berasal dari galian C berizin,” ujar Masrul.

Sebelumnya, awak media sudah menerbitkan pemberitaan, seorang warga yang tidak mau namanya disebutkan menyampaikan menyampaikan sebuah informasi, bahwasanya didalam HGU Perkebunan Sawit PT KTBM diduga ada tambang, Minggu (18/01/2026).

“Didalam HGU perkebunan sawit PT KTBM diduga ada tambang, apa boleh dalam HGU perkebunan sawit PT. KTBM mengelola tambang sejenis galian C,” ucap Narasumber

“Padahal didalam perkebunan kelapa sawit HGU PT KTBM Kecamatan Pucuk Rantau dan Kecamatan Kuantan Mudik diduga ada tambang sejenis galian C, mestinya Penegak Hukum harus bertindak,” kata Narasumber yang enggan namanya disebutkan.

Awak media sudah melakukan konfirmasi Erpin Saragi sebagai pihak dari PT KTBM melalu telepon seluler, mempertanyakan tentang amdal dan izin galian C, apakah izinnya sudah sesuai dengan peruntukannya dan mekanismenya terkait izin pertambangan dan Amdal PT KTBM.

“Sudah..! Silakan konfirmasi kepihak yang terkait, silakan abang fokus, abang sudah orang yang kesepuluh (10) (lakukan konfirmasi), caba dicari aja bang, HGU dibayar, pajak minerba sudah dibayar,” katanya.

Ir. Nazaldi, Ketua LSM Penjara Indonesi Provinsi Riau juga menyoroti kinerja Pemerintah Daerah dan Ketegasan Penindakan Hukum di wilayah Kuantan Singingi.

“Secara aturan, ketegasan Pemerintah Daerah memiliki wewenang untuk menyurati penegak hukum terkait perusahaan yang tidak membayar pajak sebagai pendapatan hasil daerah. Hal ini diatur dalam beberapa undang-undang, jika aturan Pemda tidak berubah,” terang Nazaldi.

“Kita cukup mengetahui, Undang-Undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) dan Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,” terangnya.

Nazaldi menyampaikan kembali, dalam UU PDRD, disebutkan bahwa Pemda dapat melakukan penagihan pajak kepada wajib pajak yang tidak memenuhi kewajiban pajaknya.

“Jika wajib pajak tidak membayar pajak, Pemda dapat meminta bantuan penegak hukum, seperti Kepolisian atau Kejaksaan, untuk melakukan penagihan paksa atau proses hukum lainnya,” ungkap tegas Nazaldi.

Pemda juga dapat melaporkan perusahaan nakal yang tidak membayar pajak terhadap penegak hukum. Dari pihak Kepolisian, agar untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait tindak pidana perpajakan. 

Dari Kejaksaan, agar untuk melakukan penuntutan dan proses hukum lainnya, sedangkan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), agar untuk melakukan audit dan pemeriksaan terkait pengelolaan keuangan daerah,” harapan Nazaldi.

Dalam praktiknya, Pemda biasanya akan mengirimkan surat peringatan kepada perusahaan yang tidak membayar pajak sebelum mengambil tindakan lebih lanjut. Jika perusahaan masih tidak membayar, Pemda dapat mengambil tindakan lebih keras,” Pungkas Ir. Nazaldi LSM Penjara Indonesia. ***

  • Penulis: Sugianto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Jembatan TMMD 128 Meningkatkan Perekonomian Warga Gebang
    TNI

    Pembangunan Jembatan TMMD 128 Meningkatkan Perekonomian Warga Gebang

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle Sib
    • visibility 55
    • 0Komentar

    LANGKAT,SAIBERNEWS.COM | Jembatan yang dibangun personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat di Desa Pasar Rawa,Kec Gebang,Kab. Langkat siap menjadi jalur perubahan ekonomi masyarakat,Minggu 08 Mei 2026. Kini jembatan yang panjang 6 meter dan lebar 4 meter tersebut akan menopang pergerakan ekonomi warga Desa Pasar Rawa yang sebelumnya harus memutar […]

  • Sahabat Ustad Salman Alfarisi, S.SY ditetapkan secara aklamasi jadi Ketua GP Ansor Kecamatan Campaka 

    Sahabat Ustad Salman Alfarisi, S.SY ditetapkan secara aklamasi jadi Ketua GP Ansor Kecamatan Campaka 

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle Che
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Purwakarta.Saibernews.com – -Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Campaka sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Lokasi Ponpes AT Tawaqkal Di Desa Cijaya Sabtu tgl 22-11-2025 dimulai pukul 20:30 Wib sampai dengan selesai, Kegiatan ini merupakan forum tertinggi untuk evaluasi organisasi, perumusan program kerja, dan regenerasi kepemimpinan. Dalam Konferancab yang mengusung tema “Yang […]

  • “Jusuf Rizal” Relawan Prabowo Subianto dan Sebagai Ketum PWMOI Perjuangkan Rakyat, Diduga Juswandi Kristianto Biang Keroknya

    “Jusuf Rizal” Relawan Prabowo Subianto dan Sebagai Ketum PWMOI Perjuangkan Rakyat, Diduga Juswandi Kristianto Biang Keroknya

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Saibernews.com, Jakarta — Babak baru Perseteruan HM.Jusuf Rizal dan H.Juswandi, Ketum APBMI (Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia) kian memanas. Anggota Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh TKBM Pelabuhan akan gruduk Kantor Pusat APBMI cari Juswandi. Mereka menilai Juswandi jadi biang kerok Koperasi TKBM mau digusur perannya di Pelabuhan. “Para pekerja akan mendatangi Juswandi. Kita mau […]

  • Lima Titik Sumur Bor ,Tingkatkan Kesehatan Hidup Warga Gebang

    Lima Titik Sumur Bor ,Tingkatkan Kesehatan Hidup Warga Gebang

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    LANGKAT |  kita ketahui bersama bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang berdampak langsung kepada kesejahteraan fisik sosial dan ekonomi masyarakat, namun sampai dengan saat ini masih ada sebagian daerah yang belum terjangkau oleh pelayanan air bersih dengan adanya pertumbuhan penduduk yang pesat dan perkembangan wilayah maka diperlukan upaya percepatan pembangunan prasarana dan sarana […]

  • Polres Pelabuhan Belawan Bersinergi dengan Kodaeral I Belawan Perbaiki Perlintasan Rel KA Kampung Salam

    Polres Pelabuhan Belawan Bersinergi dengan Kodaeral I Belawan Perbaiki Perlintasan Rel KA Kampung Salam

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle Sib
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Belawan,SAIBERNEWS.COM – Polres Pelabuhan Belawan bersinergi dengan Kodaeral I Belawan melaksanakan perbaikan jalan pada perlintasan rel kereta api di Kampung Salam, Belawan, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat pengguna jalan. Perbaikan dilakukan pada salah satu jalur perlintasan yang sebelumnya dinilai kurang baik menjadi penyebab kemacetan dan […]

  • Dandim 0201/Medan Meresmikan Renovasi Jembatan Gantung Panigara,Akses Warga Polonia Kembali Lancar

    Dandim 0201/Medan Meresmikan Renovasi Jembatan Gantung Panigara,Akses Warga Polonia Kembali Lancar

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Sib
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MEDAN,SAIBERNEWS.COM || Komandan Kodim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo.SE.MM, meresmikan hasil renovasi (perbaikan) jembatan gantung Merah Putih ” Panigara”,Kamis 25 Juni 2026,pukul 13.30 .WIB. Peresmian jembatan yang sebelumnya rusak dihantam banjir besar pada bulan November 2025 lalu tersebut dihadiri Pasiren Kodim 0201/Medan Mayor Czi .A.H.Pasaribu,Pasiter Mayor Inf AM.Marpaung,Danramil 0201-05/MB Kapten Inf Sabur Utomo,beserta […]

expand_less Back to top