Tak Ada Panggung untuk Bully, UPT SMPN 6 Siak Hulu Rayakan Hari Anak Nasional dengan Aksi dan Prestasi
- account_circle B.Marbun
- calendar_month Ming, 26 Jul 2026

Siak Hulu, Kampar,SAIBERNEWS.COM – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di UPT SMPN 6 Siak Hulu berlangsung semarak sekaligus sarat makna. Melalui berbagai kegiatan edukatif dan kreatif, sekolah ini menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari perundungan (bullying) sebagai bagian dari upaya membentuk generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (25/7/2026) diawali dengan upacara bendera yang diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, dan ratusan siswa. Dalam kesempatan tersebut dibacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia yang menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak anak serta perlindungan terhadap mereka di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Kepala UPT SMPN 6 Siak Hulu, H. Ahmad Ikrom Tanjung, S.Ag., menegaskan bahwa sekolah memiliki komitmen kuat untuk menghapus segala bentuk diskriminasi dan perundungan di lingkungan pendidikan.
“Seluruh guru memiliki tanggung jawab menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Kami ingin setiap anak merasa dihargai sehingga dapat tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut,” ujarnya.
Selain menolak praktik bullying, Ahmad Ikrom juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Siak Hulu untuk bersama-sama menekan angka putus sekolah. Menurutnya, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama sehingga tidak boleh ada anak yang kehilangan hak untuk memperoleh pendidikan.
Ia menilai kolaborasi antara sekolah, orang tua, tokoh masyarakat, dan pemerintah menjadi kunci dalam membangun karakter generasi muda yang berprestasi dan berakhlak, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Untuk memeriahkan Hari Anak Nasional, sekolah menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan seluruh siswa, mulai dari tari tradisional, baca puisi, hingga kompetisi seni antarkelas. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan bakat, sekaligus mempererat kebersamaan.
Menurut pihak sekolah, aktivitas positif seperti ini diharapkan mampu membangun rasa percaya diri siswa, memperkuat karakter, serta mengurangi potensi kenakalan remaja maupun perilaku negatif di lingkungan sekolah.
Rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba dan sesi foto bersama. Seluruh kegiatan berlangsung tertib, aman, penuh keceriaan, serta mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian seluruh warga sekolah dalam mewujudkan sekolah ramah anak yang bebas dari perundungan.***
- Penulis: B.Marbun








Saat ini belum ada komentar