Terus Perluas Gerakan hingga Nagari, Sabar AS Lanjutkan Konsolidasi Demokrat Pasaman ke Rao Raya
- account_circle Riskal
- calendar_month 1 jam yang lalu

PASAMAN, SAIBERNEWS.COM— Gerakan konsolidasi Partai Demokrat Kabupaten Pasaman terus berlanjut. Setelah sebelumnya menggelar pelantikan pengurus di Kecamatan Bonjol, Lubuk Sikaping, dan Panti, kali ini penguatan struktur organisasi menyasar Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Rao, Rao Utara, dan Mapat Tunggul.
Pelantikan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) tersebut berlangsung di Gedung Kogusda Unit 1 Tarung-tarung, Kecamatan Rao, Sabtu (17/10/2026). Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan organisasi partai hingga tingkat nagari di bawah kepemimpinan Ketua DPC Partai Demokrat Pasaman, Sabar AS.
Sebanyak 11 nagari masuk dalam pelantikan kali ini. Dari Kecamatan Rao meliputi Nagari Tarung-tarung, Tarung-tarung Selatan, Padang Mentinggi, dan Padang Mentinggi Utara. Dari Kecamatan Rao Utara mencakup Nagari Koto Rajo, Koto Nopan, dan Languang. Sementara dari Kecamatan Mapat Tunggul meliputi Nagari Pintu Padang, Lubuak Gadang, Muara Tais, dan Muara Tais Koto Gadang.
Kegiatan tersebut dihadiri Sabar AS, Haris Sudin selaku sekretaris DPC Partai Demokrat Pasaman sekaligus Wakil Ketua DPRD Pasaman, serta Alimuda, SH, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. Para kader dan simpatisan partai turut menghadiri agenda tersebut.
Rangkaian pelantikan di sejumlah kecamatan menunjukkan upaya memperluas konsolidasi organisasi, bukan hanya berpusat di tingkat kabupaten. Setelah Bonjol, Lubuk Sikaping, dan Panti, kegiatan di Rao menjadi kelanjutan dari gerakan penguatan struktur hingga tingkat nagari.
Konsolidasi semacam ini memiliki arti penting bagi keberlangsungan organisasi politik. Pengurus ranting berada lebih dekat dengan masyarakat sehingga berpotensi menjadi penghubung dalam menyerap aspirasi, membangun komunikasi, dan menyampaikan persoalan warga kepada struktur partai maupun para wakil rakyat.
Namun, perluasan struktur juga membawa tanggung jawab. Pengurus yang telah dilantik perlu diikuti program kerja yang jelas agar aktivitas organisasi tidak berhenti pada seremoni.
Penguatan DPRt juga dapat menjadi landasan untuk mengembangkan aktivitas organisasi sayap partai. Melalui program kepemudaan, pemberdayaan perempuan, kegiatan sosial, dan gerakan kemasyarakatan lainnya, partai memiliki ruang untuk memperluas partisipasi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Sabar AS, tantangan berikutnya adalah memastikan konsolidasi struktural berjalan seiring dengan kegiatan yang berkelanjutan. Kehadiran organisasi sayap perlu diterjemahkan melalui program konkret yang sesuai kebutuhan masyarakat dan dapat dievaluasi hasilnya.
Bagi masyarakat, ukuran kemajuan organisasi politik tidak semata-mata dilihat dari banyaknya pengurus yang dilantik, melainkan juga dari konsistensi kegiatan dan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.
Perluasan konsolidasi dari Bonjol, Lubuk Sikaping, dan Panti hingga Rao Raya menjadi bagian dari perjalanan organisasi Partai Demokrat Pasaman dalam memperkuat struktur di berbagai wilayah.
Tahap selanjutnya adalah memastikan pengurus di setiap nagari mampu menjalankan fungsi organisasi secara aktif, membangun komunikasi dengan warga, dan mengembangkan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan setempat.
Dengan demikian, gerakan partai tidak hanya terlihat dalam agenda pelantikan, tetapi juga dalam kesinambungan kerja organisasi di lapangan. Bagi kepemimpinan Sabar AS, konsolidasi yang telah berjalan dapat menjadi fondasi untuk memperkuat organisasi, sementara hasil nyatanya akan terlihat dari program dan kontribusi yang benar-benar terlaksana di tengah masyarakat.***
- Penulis: Riskal









Saat ini belum ada komentar