Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mangkal Diwarung ,Satgas TMMD 128 Langkat Ajak Warga Bijak Bermedsos dan Jaga Kamtibmas

  • account_circle Sib
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026

LANGKAT,saibernews.com | Seluruh warga masyarakat disini kami harap dapat menjaga Kamtibmas dan janganlah sembarangan men-share info-info yang belum jelas.”Bijaklah bermedsos dan tingkatkan keamanan lingkungan.

Hal ini disampaikan Dan SSK TMMD 128 Kodim 0203/Lkt Letda Inf M Rezky saat mangkal bersama warga dan anggota Satgas di warung.

​Di bawah atap seng sebuah warung sederhana di Gebang, sekat antara bedil dan cangkul dilebur. Satgas TMMD menyadari: jalan beton sedemikian kokoh akan rapuh jika dibangun di atas kecurigaan warga.

Atap seng gelombang di warung Yanti siang itu tak kuasa meredam terik matahari Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Di bawah naungan tiang-tiang kayu yang mulai lapuk, berteman jaring hitam penahan debu jalanan yang terpasang seadanya, sebuah proyek negara sedang ditelanjangi secara organik.

​Hari itu Kamis, kalender berwarna merah. Ketika denyut birokrasi di ibu kota kabupaten sedang mati suri karena libur nasional, di Dusun I Desa Pasar Rawa, jam kerja justru melar tanpa batas.

​Di atas meja kayu panjang yang permukaannya legam oleh usia, luruh segala bentuk formalitas militer. Tiga prajurit berpangkat bintara dan tamtama dengan seragam loreng hijau khas TNI duduk merapat di bangku kayu. Di hadapan mereka, duduk melingkar sejumlah warga desa: seorang pria paruh baya berkaus biru dengan sablonan putih di dada, seorang lelaki berkaus garis-garis dengan tatapan tajam menyimak, hingga warga bertopi hijau yang duduk membelakangi jalan lintas.

​Tidak ada laras panjang yang disandang, tidak ada tatapan menyelidik dari aparat. Salah satu prajurit muda bermata elang tampak memosisikan tangannya terbuka—sebuah gestur persuasif yang lazim dalam sebuah negosiasi setingkat meja makan. Ia sedang menjelaskan detail teknis, sementara warga mendengarkan dengan saksama, sesekali menyela dengan bahasa lokal yang akrab.

​Mereka, para personel Satgas TMMD ke-128, sedang memindahkan pos komando. Bukan di tenda taktis dengan barikade kaku, melainkan di kedai kelontong pinggir jalan. Sebuah pilihan tempat yang di dalam diktat sosiologi disebut sebagai “ruang ketiga”—tempat di mana pangkat, sepatu lars, dan strata sosial mendadak lumpuh.

​”Tidak ada masalah di muka bumi ini yang tidak bisa diselesaikan dengan komunikasi,” kata Pasiter Kodim 0203/Langkat, Kapten Inf Supriadi, mengonfirmasi pendekatan pasukannya di lapangan.

​Bagi Supriadi dan koleganya, membangun desa bukan sekadar urusan memindahkan sekian kubik pasir atau menggelar puluhan sak semen di jalanan Pasar Rawa. Sejarah pembangunan di tingkat akar rumput mencatat drama yang sama: proyek yang turun secara instruktif dari atas (top-down) sering kali berakhir menjadi monumen mati yang asing bagi warga lokal karena minimnya keterlibatan emosional masyarakat.

​Sadar akan jebakan sosiologis itu, Satgas TMMD memilih jalan dialektika di warung Yanti. Di atas meja kayu loak tersebut, urusan jalur logistik material, keterlibatan tenaga lokal, hingga kekhawatiran warga soal rusaknya pematang sawah akibat alat berat dikupas tuntas tanpa protokoler.

Komunikasi sosial tak lagi menjadi jargon pemanis di lembar laporan yang disetor ke komando atas, melainkan menjadi alat bedah masalah yang riil.
​Dansatgas TMMD, Letkol Inf Sangkakala, melihat fenomena di meja warung kopi ini sebagai antitesis dari pembangunan instan. Menurutnya, apa yang kerap diagungkan sebagai “kemanunggalan” tak pernah menjadi barang sakral yang jatuh gratis dari langit.

​”Ia adalah hasil dari perdebatan, kesepakatan kecil, dan saling percaya yang lahir dari meja-meja warung kopi,” ujar Sangkakala.

​Ketika debu jalanan beterbangan disapu angin siang di Gebang, obrolan di meja kayu itu belum menunjukkan tanda-tanda akan bubar. Di desa ini, pembangunan tak lagi terasa seperti titah dari menara gading kekuasaan, melainkan sebuah kerja kolektif yang intim. Semen dan pasir akhirnya menemukan perekat terbaiknya: kepercayaan masyarakat.(red)

  • Penulis: Sib

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangdam I/BB Tinjau Kesiapsiagaan Penanganan Erupsi Gunung Sinabung, 1.279 Personel Disiagakan

    Pangdam I/BB Tinjau Kesiapsiagaan Penanganan Erupsi Gunung Sinabung, 1.279 Personel Disiagakan

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
    • account_circle Sib
    • visibility 25
    • 0Komentar

    TANAH KARO,SAIBERNEWS.COM — Panglima Kodam I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa meninjau kesiapsiagaan penanganan erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026). Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan aktivitas Gunung Sinabung sekaligus memastikan kesiapan personel dan seluruh unsur terkait dalam menghadapi kemungkinan peningkatan aktivitas vulkanik. Kegiatan berlangsung di Command Center […]

  • “PWMOI Kuansing” Pentingnya Mengikuti UKW: Menjaga Profesionalisme, Integritas dan Jurnalistik di Era Informasi

    “PWMOI Kuansing” Pentingnya Mengikuti UKW: Menjaga Profesionalisme, Integritas dan Jurnalistik di Era Informasi

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Tim/red
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Penyerahan SK Lembaga Organisasi Pers Perkumpulan Wartawanedia Online Indonesia (PWMOI). Kuantan Singingi,SAIBERNEWS.COM – Pentingnya Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) kembali gelar di berbagai daerah maupun Provinsi dan Nasional di Negara Republik Indonesia (RI) ini, karena semenjak tahun 2022 hingga sekarang, diduga banyak pemberitaan yang tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan aturan Undang-undang (UU) PERS […]

  • Panen Raya Serentak, LPKA Ambon Tunjukkan Komitmen Ketahanan Pangan

    Panen Raya Serentak, LPKA Ambon Tunjukkan Komitmen Ketahanan Pangan

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Stiven
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Ambon – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon melaksanakan Panen Raya Pangan secara serentak pada Kamis (15/1) sebagai bentuk komitmen mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini dilaksanakan setelah LPKA Ambon mengikuti zoom meeting bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Usai mengikuti kegiatan virtual tersebut, panen raya dilanjutkan di areal hidroponik LPKA […]

  • Sinergi Lapas Piru Dan Kemenag SBB Untuk Pembinaan Rohani Warga Binaan

    Sinergi Lapas Piru Dan Kemenag SBB Untuk Pembinaan Rohani Warga Binaan

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Saibernews.com, Piru –Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru melaksanakan kegiatan pembinaan kerohanian Islam Sebagai komitmen dalam mendukung program pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang menggandeng Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat (Kemenag SBB), (02/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari kerja sama antar instansi dalam rangka memperkuat pembinaan mental dan spiritual WBP.   Program pembinaan […]

  • Siaga Karhutla, APAR hingga Water Cannon Disiapkan Hadapi Musim Kemarau, Kapolres Kudus: Jangan Bakar Lahan dengan Alasan Apa Pun

    Siaga Karhutla, APAR hingga Water Cannon Disiapkan Hadapi Musim Kemarau, Kapolres Kudus: Jangan Bakar Lahan dengan Alasan Apa Pun

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle Red
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Kudus – Memasuki puncak musim kemarau, Polres Kudus menggelar Apel Gelar Perlengkapan dan Personel dalam rangka Antisipasi Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kudus, Selasa (4/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, polisi memastikan kesiapan personel hingga sarana prasarana untuk menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau. Apel berlangsung di halaman depan Mapolres Kudus dipimpin […]

  • Balai Pemasyarakatan Kelas I Palangka Raya Mendukung Program Ketahanan pangan pemanfaatan Lahan  Disulap Menjadi Kebun Sayur Yang Memiliki Nilai Ekonomi 

    Balai Pemasyarakatan Kelas I Palangka Raya Mendukung Program Ketahanan pangan pemanfaatan Lahan  Disulap Menjadi Kebun Sayur Yang Memiliki Nilai Ekonomi 

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle Gito
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Palangka Raya – Keterbatasan lahan yang dimiliki oleh Balai Pemasyarakatan Kelas I Palangka Raya bukan menjadi halangan. Hal tersebut justru menjadi tantangan untuk mewujudkan sarana pembimbingan yang berkelanjutan bagi Klien Pemasyarakatan, termasuk untuk mendukung program ketahanan pangan. Melibatkan Klien Pemasyarakatan, lahan sempit yang berada di lingkungan rumah dinas Balai Pemasyarakatan Kelas I Palangka Raya disulap […]

expand_less Back to top