Duka di Medan Juang: Kodam I/Bukit Barisan Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Siswa Secata, Ajak Publik Hormati Privasi Keluarga
- account_circle Red
- calendar_month Kam, 23 Jul 2026

MEDAN,SAIBERNEWS.COM – Suasana duka menyelimuti lingkungan Pendidikan Pertama Tamtama (Secata) Rindam I/Bukit Barisan setelah salah seorang siswa, Genital Gavensi Gulo, dinyatakan meninggal dunia. Kodam I/Bukit Barisan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum serta memastikan penanganan peristiwa tersebut dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan.
Kapendam I/Bukit Barisan dalam keterangan resminya, Kamis (23/7/2026), menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, ketika almarhum tidak mengikuti kegiatan rutin senam pagi. Mengetahui hal tersebut, satuan segera melakukan pengecekan dan pencarian di sekitar lingkungan Secata Rindam I/BB.
Sekitar pukul 10.25 WIB, almarhum ditemukan di area belakang lingkungan Secata dalam kondisi telah meninggal dunia. Setelah penemuan tersebut, Kodam I/Bukit Barisan langsung membentuk tim investigasi gabungan untuk mengungkap penyebab meninggalnya siswa tersebut.
Tim investigasi terdiri dari unsur Staf Intelijen Kodam I/BB, Pomdam I/BB, Kesdam I/BB, Kumdam I/BB, Deninteldam, serta tim medis yang melakukan autopsi di RSUD Dr. Djasamen Saragih, Pematangsiantar.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan autopsi, tim menyimpulkan bahwa penyebab kematian adalah bunuh diri serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh almarhum.
Meski demikian, Kodam I/Bukit Barisan menegaskan bahwa investigasi terkait latar belakang atau faktor yang melatarbelakangi tindakan tersebut masih terus didalami. Dari hasil pendalaman awal, almarhum diketahui memiliki pribadi yang cenderung pendiam.
Pihak keluarga telah menerima penjelasan mengenai hasil pemeriksaan dan memberikan persetujuan untuk dilakukannya autopsi. Selanjutnya, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, jenazah diberangkatkan dari RSUD Dr. Djasamen Saragih menuju kampung halamannya di Desa Laloanna I, Kecamatan Maro’o, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, untuk dimakamkan.
Kapendam I/Bukit Barisan menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam I/Bukit Barisan, berkomitmen memberikan pembinaan dan pengawasan yang optimal kepada seluruh peserta didik selama menjalani pendidikan. Peristiwa ini juga menjadi bahan evaluasi agar sistem pembinaan di lingkungan pendidikan TNI AD terus ditingkatkan.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Kodam I/Bukit Barisan berkomitmen menangani peristiwa ini secara profesional, objektif, dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati privasi keluarga yang sedang berduka serta tidak membangun spekulasi yang tidak berdasarkan fakta hasil penyelidikan,” ujar Kapendam I/Bukit Barisan.
Kodam I/Bukit Barisan juga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses investigasi yang telah dilakukan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum maupun keluarga yang ditinggalkan.***
- Penulis: Red
- Sumber: Pendam I Bukit Barisan









Saat ini belum ada komentar