Gagal Didamaikan DPRD Riau: Demo Mahasiswa Memanas, 2 Orang Terluka — Kapolresta Pekanbaru Langsung Turun Tangan
- account_circle B. Marbun
- calendar_month 1 jam yang lalu

PEKANBARU —Saibernews.com Ratusan massa mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Riau, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Aksi ini memanas karena dianggap aspirasi masyarakat tidak didengar dan justru diabaikan oleh para wakil rakyat.
Tuntutan Mahasiswa HMI
Para pendemo menyampaikan beberapa poin penting:
– Hijaukan kembali Provinsi Riau, tuntaslah masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)
– Kenapa kabut asap yang melanda Riau belum ditetapkan sebagai bencana nasional?
– Lebih serius menanggulangi dampak kesehatan, tercatat sekitar 27.000 warga menderita penyakit ISPA akibat asap
– Kejelasan dana beasiswa bagi anak-anak yang kurang mampu
Situasi Memanas & Adu Pisik
Ketua Fraksi sekaligus Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, sempat menemui perwakilan mahasiswa. Namun upaya pertemuan tersebut gagal mendamaikan situasi. Perwakilan DPRD justru mundur dan meninggalkan lokasi, yang membuat emosi massa semakin memuncak.
Situasi di lapangan sempat memanas, terjadi dorong-dorong antara massa dengan aparat kepolisian. Dua orang mahasiswa HMI dilaporkan mengalami luka-luka.
Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung
Kondisi perlahan kondusif ketika Kapolresta Pekanbaru, Kombes Roni Riantoko Eppang, S.I.K., M.M. turun langsung ke tengah massa. Beliau menyampaikan:
“Kalau ada kawan-kawan mahasiswa yang terluka, saya akan bertanggung jawab untuk kesembuhannya.”
Pendekatan humanis yang dilakukan Kapolresta berhasil meredakan ketegangan. Para mahasiswa pun akhirnya saling memaafkan, namun menegaskan pesan tegas:
“Kami akan kembali jika aspirasi kami tetap tidak didengar. Kami juga harus bertemu langsung dengan Ketua DPRD Provinsi Riau.” — ujar Koordinator massa
Penyampaian aspirasi adalah hak konstitusional warga negara. DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik, bukan justru menambah ketegangan. Redaksi akan terus memantau tindak lanjut dari tuntutan mahasiswa ini. Semua pihak diimbau tetap menjaga ketertiban dan keamanan.***
- Penulis: B. Marbun









Saat ini belum ada komentar