MINAT GEN Z TERHADAP ALAT MUSIK TRADISIONAL CENDRUNG RENDAH
- account_circle Debora Fradestia Siburian
- calendar_month Sel, 18 Nov 2025

Musik tradisional adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun, musik tradisional juga adalah musik yang berkembang secara tradisional dikalangan suku-suku dan daerah tertentu. Tetapi dijaman serba modern seperti sekarang ini membuat musik tradisional mulai dilupakan.
Juga berkembangnya musik modern yang berimbas pada semakin tergerusnya musik tradisional karena berkurangnya minat generasi muda terhadap musik tradisional yang mereka anggap ketinggalan jaman dan tidak modern.
Walaupun sekarang sudah banyak seniman yang memadukan alat musik tradisional dengan alat musik modern. Semua itu juga tidak lepas dari peranan pemerintah dan masyarakat yang kurang memperhatikan musik tradisional sebagai salah satu identitas budaya bangsa.

Contoh alat alat musik tradisional suku Batak Toba
Faktor Penyebab Kurangnya Minat
Beberapa alasan yang mendasari opini tersebut antara lain:
Globalisasi dan Dominasi Budaya Asing: Arus globalisasi yang deras membawa masuk budaya asing, termasuk musik modern (pop, EDM, hip-hop), yang seringkali lebih menarik bagi Gen Z dibandingkan musik tradisional.
Gaya Hidup Modern dan Teknologi: Gen Z tumbuh di era digital dengan gaya hidup yang serba cepat dan instan. Alat musik modern atau aplikasi musik digital seringkali lebih mudah diakses dan dipelajari dibandingkan alat musik tradisional yang mungkin memerlukan proses belajar yang lebih rumit dan formal.
Bentuk Penyajian yang Dianggap Monoton: Musik tradisional terkadang disajikan secara monoton atau kurang inovatif, membuatnya sulit bersaing dengan musik modern yang lebih dinamis dan atraktif.
Kurangnya Edukasi dan Akses: Minimnya edukasi seni budaya yang mendalam di sekolah dan kurangnya akses terhadap sanggar atau tempat belajar alat musik tradisional juga menjadi faktor penghambat.
Sisi Lain: Upaya Adaptasi dan Pelestarian Gen Z
Meskipun menghadapi tantangan tersebut, tidak semua Gen Z mengabaikan musik tradisional. Beberapa dari mereka menunjukkan ketertarikan baru dengan cara mengolaborasikan musik tradisional dengan genre modern, seperti EDM atau pop. Penggunaan media sosial seperti YouTube, Instagram, dan TikTok juga menjadi sarana bagi mereka untuk mengenal dan mempromosikan seni tradisional dengan kemasan yang lebih relevan dan kontekstual.
Selain faktor pemerintah dan masyarakat juga ada faktor lain yang mempengaruhi kurangnya minat generasi muda terhadap musik tradisional, seperti arus globalisasi yang mengakibatkan masuknya kebudayaan luar yang lebih digemari oleh generasi muda sehingga kurangnya mengurai minat generasi muda terhadap musik tradisional.
karena hal itu pula lah pemerintah harus ikut peran serta dalam menarik kembali minat generasi muda terhadap musik tradisional, selain pemerintah harus juga harus ada peranan dari seniman musik tradisional untuk berinovasi dan menciptakan musik tradisional yang kontenporer atau kekinian yang disenangi oleh generasi muda.***
- Penulis: Debora Fradestia Siburian









Saat ini belum ada komentar