Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kuansing Disorot: Anggaran Tak Jelas, Bangunan Banyak yang Belum Siap

  • account_circle Sugianto
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026

Gambar Ilustrasi 

KUANTAN SINGINGI,– Program Koperasi Merah Putih jadi harapan baru penguatan ekonomi desa. Tapi di Kabupaten Kuantan Singingi, pelaksanaan pembangunannya kini disorot tajam. Banyak titik proyek dinilai tidak sesuai aspek teknis, anggaran tidak transparan, dan fisik bangunan belum kunjung rampung.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah bangunan Koperasi Merah Putih masih berupa kerangka, sebagian belum diplester, dan ada yang mangkrak tanpa aktivitas pekerja. Padahal anggaran sudah dikucurkan dari pusat dan daerah.

Publik mempertanyakan besaran anggaran per titik. Hingga berita ini ditulis, rincian penggunaan dana belum dibuka ke masyarakat. Padahal asas transparansi anggaran adalah aturan dasar setiap proyek yang menggunakan uang negara.

Aturannya jelas. Setiap pembangunan yang bersumber dari APBN/APBD wajib memenuhi 3 aspek: administratif, teknis, dan keuangan. Administrasi meliputi dokumen perencanaan, RAB, dan izin. Teknis meliputi mutu bahan, gambar kerja, dan standar konstruksi. Keuangan meliputi pelaporan realisasi anggaran yang bisa diaudit.

Faktanya di Kuansing, aspek teknis banyak yang diabaikan. Ada bangunan pondasi tidak sesuai gambar, struktur kolom kurang besi, atap sampai saat ini belum di pasang, jika sudah dipasang berkemungkinan asal jadi. Jika dipaksa dipakai, dikhawatirkan membahayakan pengurus koperasi dan masyarakat nantinya.

Soal anggaran, publik butuh kepastian. Berapa total dana per koperasi? Berapa sudah cair? Berapa sudah terserap? Siapa pelaksana? RAB-nya seperti apa? Tanpa data ini, sulit memastikan uang rakyat dipakai sesuai peruntukannya.

Keterlambatan fisik jadi masalah berikutnya. Beberapa titik di Kecamatan yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi, sudah lewat target waktu tapi bangunan belum siap. Alat berat mangkrak, material berserakan. Jika dibiarkan, kualitas bangunan akan turun karena terpapar hujan dan panas.

Keterlambatan ini berdampak langsung ke masyarakat. Koperasi Merah Putih tujuannya mempercepat akses sembako murah, simpan pinjam, dan unit usaha desa. Kalau gedungnya saja belum siap, program tidak bisa jalan. Masyarakat yang dirugikan.

Karena itu publik mendesak pengawasan diperketat. Pengawasan bukan hanya tugas dinas terkait, tapi juga DPRD, Inspektorat, APIP, dan masyarakat. Semua pihak harus ikut mengawal agar anggaran tidak terbuang sia-sia.

Aturan pengawasan juga sudah ada. PP 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah mewajibkan pemerintah daerah melakukan pengendalian internal. Permendagri 77/2020 menegaskan setiap kegiatan harus dimonitor dan dievaluasi. Laporan hasil pengawasan wajib ditindaklanjuti.

Masyarakat minta 3 hal konkrit: Pertama, keterbukaan anggaran. Pasang papan informasi proyek di setiap titik. Isi: nilai kontrak, sumber dana, waktu pelaksanaan, nama kontraktor, dan volume pekerjaan.

Kedua, audit teknis independen. Libatkan tim ahli konstruksi untuk cek mutu bangunan. Jika tidak sesuai spesifikasi, kontraktor wajib perbaiki tanpa biaya tambahan.

Ketiga, sanksi tegas. Jika ada indikasi mark up, pekerjaan asal jadi, atau keterlambatan tanpa alasan jelas, beri sanksi administratif sampai blacklist. Jangan biarkan kontraktor nakal terus dapat proyek.

Bupati Kuansing Suhardiman Amby sebelumnya menegaskan semua OPD harus bekerja maksimal dan terintegrasi demi menyukseskan program prioritas. Koperasi Merah Putih adalah program prioritas nasional. Artinya pengawasan harus lebih ketat, bukan sebaliknya.

Jika pengawasan ketat dijalankan sejak awal, bangunan akan sesuai mutu, anggaran tepat sasaran, dan waktu selesai sesuai kontrak. Masyarakat dapat manfaat, pemerintah dapat kepercayaan.

Publik Kuansing kini menunggu langkah nyata. Jangan sampai Koperasi Merah Putih yang tujuannya mensejahterakan rakyat, justru jadi beban baru karena bangunan mangkrak dan anggaran tak jelas. Kawal, awasi, dan tuntaskan. Itu tuntutan masyarakat hari ini.(Sugianto)

Catatan Redaksi:
Sesuai UU KIP No 14/2008, masyarakat berhak mendapat informasi penggunaan anggaran publik. Media ini siap memfasilitasi klarifikasi dari Dinas Koperasi, Dinas PUPR, dan pihak terkait.

  • Penulis: Sugianto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Margaret MS Dorong Kelompok Tani dan UMKM sebagai Langkah Nyata Penanggulangan Kemiskinan di Medan Labuhan

    Margaret MS Dorong Kelompok Tani dan UMKM sebagai Langkah Nyata Penanggulangan Kemiskinan di Medan Labuhan

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SAIBERNEWS.COM | MEDAN LABUHAN – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, Margaret MS, menegaskan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan kelompok tani, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta pengembangan usaha masyarakat sebagai salah satu langkah nyata dalam upaya menanggulangi kemiskinan di Kota Medan. Hal tersebut disampaikan Margaret MS saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan […]

  • Puslitbang Polri Lakukan Penelitian di Polres Kampar, Fokus Evaluasi Mutu Pengadaan Barang/Jasa

    Puslitbang Polri Lakukan Penelitian di Polres Kampar, Fokus Evaluasi Mutu Pengadaan Barang/Jasa

    • calendar_month Sen, 21 Sep 2026
    • account_circle B.Marbun
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KAMPAR ,SAIBERNEWS.COM– Memastikan setiap peralatan dan kebutuhan operasional yang diterima benar-benar berkualitas, tepat guna, dan mendukung kinerja personel di lapangan menjadi fokus utama kedatangan Tim Penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri ke Polres Kampar. Kegiatan ini disambut langsung oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K., didampingi Kabag Log Polres Kampar AKP Dadan […]

  • Buku Karya Mahasiswa FKM USU Dibedah di UI, Angkat Perjalanan dari Desa hingga Inovasi Berbasis Riset

    Buku Karya Mahasiswa FKM USU Dibedah di UI, Angkat Perjalanan dari Desa hingga Inovasi Berbasis Riset

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle Red
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA,SAIBERNEWS.COM – Buku karya Muhammad Ja’far Hasibuan berjudul Penemu Biofar SS: Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia diluncurkan dan dibedah dalam seminar dan talkshow internasional yang berlangsung di Aula G Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Sabtu (25/7/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk membahas keterkaitan pengalaman hidup dengan pengembangan […]

  • Kasus Suap Jabatan Kuansing Masuk Penuntutan, KPK: Tidak Tutup Kemungkinan Ada Tersangka Baru

    Kasus Suap Jabatan Kuansing Masuk Penuntutan, KPK: Tidak Tutup Kemungkinan Ada Tersangka Baru

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle Sugianto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    JAKARTA,– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI resmi menyerahkan 2 tersangka pemberi suap dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi suap pengisian jabatan perangkat daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) ke Jaksa Penuntut Umum. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara KPK RI, Budi Prasetyo melalui via WhatsApp kepada wartawan Kuansing, Kamis, 27 Agustus 2026. Tahap II […]

  • Kodaeral I Gembleng Prajurit Amankan Selat Malaka dari Pelanggaran Hukum

    Kodaeral I Gembleng Prajurit Amankan Selat Malaka dari Pelanggaran Hukum

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2026
    • account_circle Sib
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BELAWAN,SAIBERNEWS.COM — Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) menggelar Latihan Penegakan Hukum di Laut Tahun Anggaran 2026 di Makodaeral I, Belawan, Sumatera Utara. Latihan intensif yang berlangsung selama dua hari, 7–8 September 2026 ini dirancang untuk memperkuat respons prajurit dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan dan pelanggaran di wilayah perairan strategis. Diikuti oleh jajaran personel […]

  • Bantuan Kemanusiaan Presiden RI ke Aceh Tamiang  Telah Tiba Subuh  Hari ini  Menggunakan KRI SSA 378

    Bantuan Kemanusiaan Presiden RI ke Aceh Tamiang  Telah Tiba Subuh  Hari ini  Menggunakan KRI SSA 378

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Gito
    • visibility 126
    • 0Komentar

    ​ACEH TAMIANG, SAIBERNEWS.COM – Komando Daerah Angkatan Laut I  menunjukkan kesiapan operasionalnya dengan menyalurkan bantuan sosial  dari Presiden Republik Indonesia sejumlah 50 Ton beras  melalui kemeninfra dan kementrans  kepada warga di wilayah Aceh Tamiang dan sekitarnya. Distribusi logistik ini dilaksanakan pada hari Selasa dini hari, 3 Desember 2025 menggunakan  KRI Sutedi Senoputra-378 SSA-378. Sebelumnya juga  […]

expand_less Back to top