Paragon KTV Pekanbaru Kembali Beroperasi, Jam Buka Hingga Pagi Jadi Sorotan Publik
- account_circle B.Marbun
- calendar_month Jum, 9 Okt 2026

PEKANBARU ,SAIBERNEWS.COM || Tempat hiburan malam Paragon KTV kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat ditutup oleh Pemerintah Kota Pekanbaru karena ditemukannya dugaan kasus eksploitasi dan peredaran narkoba di lokasi tersebut. Kini, keberadaannya kembali menjadi sorotan masyarakat dan awak media.
Upaya Konfirmasi Terhambat
Awak media berniat menanyakan kejelasan perizinan yang dimiliki Paragon KTV pasca penutupan, namun upaya wawancara tidak berjalan lancar. Karyawan bernama Doni menyampaikan:
“Kalau untuk konfirmasi atau wawancara, kami tidak punya kapasitas untuk menjawab. Yang berhak menjawab itu adalah manajer atau humas. Besok pas jam operasional kantor, datanglah langsung ke bagian kantor. Kalau malam ini hanya operasional hiburan, tidak ada operasional kantor lagi bang.”
Jam Operasional Hingga Pagi Jadi Pertanyaan Besar
Doni dengan jujur menyampaikan bahwa tempat hiburan ini beroperasi hingga pukul 05.00 pagi. Hal ini yang justru memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat:
– Paragon sempat ditutup selama kurang lebih 2 bulan karena masalah pelanggaran
– Kini kembali buka dengan jam operasional yang terbilang istimewa — hingga jam 5 pagi
– Pertanyaan publik: Dari mana “hak istimewa” ini berasal? Apakah benar-benar dari pemerintah atau inisiatif manajemen sendiri?
Jumlah Tenaga Kerja
Doni juga menjelaskan jumlah karyawan yang bekerja di sana:
“Karyawan kami di sini, wanita sekitar 10 sampai 15 orang, dan laki-laki sekitar 8 orang. Kalau terkait minuman beralkohol, itu bukan wewenang saya untuk menjawab.”
Ruang Hak Jawab Tetap Terbuka
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen maupun humas Paragon KTV belum dapat ditemui untuk memberikan penjelasan resmi terkait keabsahan izin dan jam operasional yang diterapkan.
“Kami tetap mengasumsikan praduga tidak bersalah. Apabila pihak terkait ingin memberikan hak jawab, kami tetap membuka ruang sebaik-baiknya.” Jurnalis Saibernews.
Perkembangan kasus ini akan terus dipantau masyarakat, mengingat riwayat penutupan sebelumnya dan dugaan pelanggaran yang pernah terjadi.***
- Penulis: B.Marbun









Saat ini belum ada komentar