Polrestabes Medan berasil kembali Mengungkap Kasus Kejahatan Yang Bikin Geleng Kepala ! begini cerita nya
- account_circle Gito
- calendar_month Ming, 28 Sep 2025
Saibernews.,Medan-Satreskrim Polrestabes Medan kembali mengungkap kasus kejahatan seksual . Dua pria, yakni ayah kandung dan pamannya sendiri, tega mencabuli dua anak di bawah umur hingga salah satunya hamil 7 bulan.sabtu/27/9/2025
Kasus memilukan ini terjadi di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Korban merupakan kakak-beradik berinisial AS (16) dan CA (14).
Keduanya jadi korban tindakan bejat Ngatijan (49), ayah kandung korban, serta pamannya Tukijan alias Wawak (56).
Menurut Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, aksi bejat ini sudah berlangsung lama.
Awalnya, saat Ngatijan dipenjara karena kasus narkoba pada 2018, kedua anaknya dititipkan ke sang paman. Bukannya merawat, Tukijan malah melampiaskan nafsu kepada keduanya.
Setelah keluar penjara pada 2023, Ngatijan kembali membawa anak-anaknya. Tapi ternyata, ia pun ikut mencabuli putri kandungnya sendiri. CA jadi sasaran utama ayah kandungnya.
Kasus ini terbongkar setelah warga curiga melihat perut AS (16) yang membesar. Setelah ditanya, korban akhirnya buka suara soal perbuatan ayah dan pamannya.
“Kita sudah amankan dua pelaku, ayah kandung dan pamannya. Saat ini keduanya masih diperiksa untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas AKBP Bayu, Jumat (26/9/2025).
Kedua korban kini mendapat pendampingan psikologis. Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk lebih ketat mengawasi anak-anak.
“Bahkan orang tua sendiri bisa jadi predator. Tolong awasi anak-anak kita, jangan sampai kejadian serupa terulang lagi,” tegas AKBP Bayu.
Sementara itu, Tukijan alias Wawak berusaha membantah tuduhan telah menghamili AS. Ia mengaku hanya meraba dan tidak menyetubuhi. Sedangkan Ngatijan, sang ayah, disebut kerap melakukan aksi bejat itu hampir tiap malam.
Kedua pria bejat ini kini terancam pasal berlapis tentang pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur.(T)
- Penulis: Gito









Saat ini belum ada komentar