Terpilih Aklamasi Pimpin PBB Riau, Ernawati br Sagala Bidik Penguatan Toleransi dan Program Sosial
- account_circle B.Marbun
- calendar_month 3 jam yang lalu

PEKANBARU,SAIBERNEWS.COM—Saibernews. Com Ernawati br Sagala, S.H., M.H., resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Riau secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) I PBB Provinsi Riau, Sabtu (17/10/2026) bertempat di Hotel Ameera, Kota Pekanbaru.
Terpilihnya Ernawati menjadi momentum baru bagi organisasi tersebut untuk memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kegiatan sosial, serta memperluas peran dalam menjaga kerukunan masyarakat di tengah keberagaman suku dan agama di Provinsi Riau.
Sebagai ketua terpilih, Ernawati menegaskan bahwa kepengurusan mendatang akan diarahkan agar PBB tidak hanya berkembang dari sisi organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menyebutkan, penguatan toleransi antarumat beragama, pembentukan karakter anggota, dan pembangunan komunikasi dengan pemerintah menjadi bagian penting dari agenda kepemimpinannya.
Menurut Ernawati, organisasi harus terlebih dahulu membangun kekompakan dari dalam sebelum memperluas kontribusi kepada masyarakat.
“Toleransi antarumat beragama harus kita utamakan. Tidak boleh ada arogansi, pemerasan, ataupun kekerasan. Kita benahi internal PBB terlebih dahulu, kemudian bersama-sama membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan pemerintah,” tegasnya.
Selain memperkuat solidaritas anggota, Ernawati juga merencanakan peningkatan keterlibatan kader dalam kegiatan sosial, penyuluhan kesehatan, dan kegiatan yang berkaitan dengan kepedulian lingkungan. Ia turut menyampaikan harapan agar PBB dapat membuka peluang kerja bagi anggotanya melalui program-program yang akan dikembangkan bersama kepengurusan baru.
Ernawati menambahkan, komunikasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta organisasi kemasyarakatan lainnya perlu dibangun secara berkelanjutan agar program yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik. Ia juga berencana mendorong pengurus di tingkat kabupaten dan kota untuk lebih aktif menjalankan kegiatan positif yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pemilihan Aklamasi dan Semangat Kebersamaan
Ketua Panitia Pelaksana, Victor Simanjuntak, menjelaskan bahwa pemilihan ketua dalam Musda I tersebut dilaksanakan secara aklamasi karena hanya satu calon yang mendaftarkan diri. Ia berharap hasil Musda dapat memperkuat persatuan anggota sekaligus menjadi landasan bagi kepengurusan baru dalam mengembangkan organisasi di Provinsi Riau.
Victor mengatakan, pelaksanaan Musda juga membawa pesan penting tentang toleransi dan kebersamaan. Hal itu tercermin dari keterlibatan perwakilan berbagai agama, organisasi kesukuan, serta unsur pemerintahan yang diundang dalam kegiatan tersebut.
“Untuk mewujudkan visi dan misi PBB, yaitu toleransi antarumat beragama dan antarsuku, kami sengaja mengundang perwakilan dari berbagai agama, organisasi kesukuan, serta pihak pemerintahan,” ujarnya.
Menurut Victor, keberagaman yang ada di tengah masyarakat harus menjadi kekuatan untuk membangun hubungan sosial yang harmonis, bukan menjadi alasan munculnya perpecahan. Karena itu, ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan semangat kebersamaan tersebut melalui program-program yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat luas.
DPP Minta Pengurus Daerah Hadir Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB, Dr. Riduan Siagian, S.H., M.H., menekankan bahwa kepengurusan daerah memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan visi organisasi menjadi program kerja yang konkret.
Menurut Riduan, Musda merupakan forum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama lima tahun sebelumnya sekaligus menentukan langkah strategis untuk periode berikutnya. Ia menjelaskan bahwa DPP mendorong PBB agar memberi perhatian terhadap tiga bidang utama, yakni pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan kegiatan sosial, dan penguatan kualitas sumber daya manusia melalui kaderisasi.
Di bidang sosial, program yang diharapkan dapat dikembangkan meliputi bantuan kepada masyarakat terdampak bencana, dukungan pendidikan dan kesehatan, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Sementara dalam pengembangan sumber daya manusia, pelatihan kepemimpinan dan kewirausahaan dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan anggota sesuai bidang masing-masing.
Riduan menegaskan, DPP akan memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program kerja DPD PBB Provinsi Riau untuk melihat efektivitas kegiatan serta manfaat yang dihasilkan.
“Kita akan melihat kegiatan-kegiatan yang dilakukan serta seberapa besar kontribusi PBB dalam membantu anggota secara internal maupun masyarakat secara eksternal. Apa yang kurang akan kita perbaiki, dan apa yang sudah baik akan kita tingkatkan,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran PBB di kabupaten dan kota agar lebih peka terhadap kondisi sosial di lingkungan masing-masing. Menurutnya, anggota organisasi perlu terlibat aktif membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui bantuan sosial, pendidikan, dan hukum. Riduan turut mendorong pengurus daerah membangun koordinasi dengan pemerintah, TNI-Polri, serta organisasi lainnya agar kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan efektif dan mendukung kepentingan masyarakat.
Kesbangpol Riau Dorong Sinergi dan Tertib Administrasi
Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Dr. H. Boby Rachmat, S.STP., M.Si., berharap PBB mampu mempertahankan kekompakan organisasi sekaligus mengambil bagian dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menilai organisasi kemasyarakatan memiliki ruang untuk berkontribusi melalui kegiatan sosial, penguatan kerukunan, dan kerja sama dengan berbagai pihak. Boby berharap PBB dapat menjaga persatuan di lingkungan internal serta menghindari konflik yang berpotensi mengganggu pelaksanaan program organisasi.
“Kita berharap PBB selalu kompak dan tidak ada perpecahan. Dengan keberadaannya, PBB diharapkan bisa memberikan manfaat, membantu sesama anggota masyarakat, serta berkolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, maupun swasta untuk memajukan Provinsi Riau,” ungkapnya.
Boby juga mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan, khususnya dampak kebakaran hutan dan lahan yang masih menjadi perhatian di Riau. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu menyampaikan informasi dan imbauan pemerintah agar kesadaran masyarakat terhadap pencegahan karhutla semakin meningkat.
Selain persoalan sosial dan lingkungan, Kesbangpol juga menekankan pentingnya tertib administrasi bagi organisasi kemasyarakatan. Karena itu, kepengurusan baru PBB diharapkan segera menyampaikan dokumen legalitas organisasi kepada Pemerintah Provinsi Riau melalui Kesbangpol setelah proses pembentukan kepengurusan selesai. Menurut Boby, tertib administrasi dan koordinasi yang baik akan mendukung proses pembinaan organisasi sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan pemerintah daerah.
Tantangan Kepengurusan Baru
Terpilihnya Ernawati br Sagala secara aklamasi menempatkan kepengurusan baru PBB Provinsi Riau pada tanggung jawab untuk melanjutkan konsolidasi organisasi sekaligus merealisasikan program yang telah disampaikan dalam Musda.
Penguatan toleransi, penolakan terhadap kekerasan dan arogansi, pemberdayaan anggota, serta peningkatan kepedulian sosial menjadi sejumlah agenda yang perlu diwujudkan melalui langkah nyata. Dukungan dari DPP dan koordinasi dengan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program tersebut. Namun, keberhasilan kepengurusan pada akhirnya akan ditentukan oleh konsistensi dalam bekerja, kemampuan membangun kebersamaan, serta manfaat yang diberikan kepada masyarakat.
Musda I PBB Provinsi Riau pun menjadi titik awal bagi kepemimpinan baru untuk memperkuat organisasi sebagai bagian dari elemen masyarakat yang ikut menjaga persatuan dan kerukunan di Bumi Lancang Kuning. Dengan demikian, tantangan PBB Riau ke depan bukan sekadar menjaga soliditas organisasi, melainkan membuktikan bahwa toleransi, persaudaraan, dan kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui program yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.***
- Penulis: B.Marbun









Saat ini belum ada komentar