Gudang Di Desa Sampali Diduga Tempat Pengepul BBM Yang berada dibelakang Gudang Botot..
- account_circle Admin
- calendar_month Sen, 13 Apr 2026

Medan, SN,Berdasarkan informasi terbaru per April 2026, Bareskrim Polri mengambil tindakan tegas terhadap penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi yang dikategorikan sebagai tindakan ilegal Wakabareskrim Polri menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan BBM/LPG subsidi dan akan menindak tegas (sikat habis) oknum yang terlibat.
Namun pernyataan tersebut seolah menguji nyali Hukum dan wibawa pihak Kepolisian dimana Praktik tersebut diduga berjalan mulus di salah satu gudang di Jalan Haji Anif/ Jalan Perjuangan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan tepat nya dibelakang tempat pengepul barang bekas atau sering disebut botot.
Pantauan tim awak media dilokasi,letak lokasi gudang tersebut sangat strategis, dimana gudang tersebut terletak di Jalan Haji Anif/ Jalan Perjuangan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan tepat nya dibelakang tempat pengepul barang bekas atau sering disebut botot.
Menurut informasi dari nara sumber dulu gudang ini pernah dijadikan gudang juga namun saat ini sudah berganti nama sudah nama baru dulu kita sudah sempat tenang namun saat ini kita menjadi was-was dan warga sekitar mendengar informasi aktivitas gudang BBM oplos sudah beroperasi merasa sangat resah, apalagi gudang oplos tersebut tidak jauh dari pemukiman penduduk.
Diketahui bahwa, para mafia BBM tersebut diduga menggunakan mobil mewah Jenis Reborn, Pajero dan Triton untuk melangsir BBM dari SPBU – SPBU menuju kegudang untuk di olah kembali dan dicampur dengan minyak konden lalu didistribusi oleh para pembeli yang sudah bekerjasama dengan mereka.
“Yang masuk kegudang itu mobil mewah-mewah bang, seperti Pajero, Inova Reborn dan Triton yang udah dimodifikasi bang,” kata Sumber.
Lokasi gudang tersebut sangat strategis dan di belakang gudang Botot sehingga bisa mengkelabui petugas maupun awak media.
“Titi sungai kecil itu ada jalan bang nama nya Jalan Perjuangan, masuk nya tak jauh dari jalan besar, dapat simpang pertigaan pas disudut gudang nya bang, pagar seng, letak gudangnya pun pas dibelakang botot”, jelas salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan nama nya kepada awak media demi keamanan.
Tak sampai disitu saja, warga lain nya juga resah akan keberadaan gudang BBM diduga ilegal tersebut.
“Kami lewatin gudang tersebut tiap hari tercium aroma Solar bang, itu gudang baru, kami khawatir kalau terjadi kebakaran, digudang itu juga sering keluar masuk mobil tangki dan mobil-mobil pribadi kedalam nya, termasuk yang abang lihat tadi mobil Toyota Avanza Hitam yang baru masuk barusan”, bilangnya.***
- Penulis: Admin








Saat ini belum ada komentar