Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sanggahan Jadi Bumerang, Kinerja Kapolres & Kasat Solok Selatan Disorot, PETI Pahit Skala Besar Terbukti Ada

  • account_circle Sugianto
  • calendar_month 1 jam yang lalu

SOLOK SELATAN,–Dilansir dari pernyataan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Muhammad Yogie Biantoro, terkait dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kini menjadi sorotan publik setelah peristiwa longsor di lokasi penambangan tersebut menewaskan empat orang.

Sorotan muncul lantaran pernyataan Kasat Reskrim yang sebelumnya disebut membantah adanya aktivitas PETI di lokasi yang dimaksud, dinilai tidak sejalan dengan informasi mengenai tragedi longsor yang terjadi di kawasan Sungai Paik Hulu, Pamong Gadang, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, persoalan ini bermula ketika awak media mengonfirmasi dugaan maraknya aktivitas PETI di wilayah hukum Polres Solok Selatan melalui pesan WhatsApp kepada AKP Muhammad Yogie Biantoro.

Dalam komunikasi tersebut, Kasat Reskrim disebut membantah adanya aktivitas PETI di lokasi yang ditanyakan. Ia juga meminta wartawan untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan dengan menyampaikan kalimat, “Jangan cuma katanya,” serta menawarkan pendampingan saat pengecekan lokasi.

Namun, pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, peristiwa tragis dilaporkan terjadi di kawasan Sungai Paik Hulu. Tebing di lokasi penambangan longsor dan menimbun empat orang pekerja hingga meninggal dunia.

Keempat korban masing-masing berinisial D (40), R (35), DN (25), dan ZF (35), yang diketahui merupakan warga setempat.

Proses evakuasi berlangsung sulit karena lokasi kejadian berada jauh di dalam kawasan hutan. Keempat korban baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 05.00 WIB sebelum dibawa ke rumah duka masing-masing.

Kapolres Solok Selatan, AKBP Andreanaldo Ademi, turut menyampaikan keterangan mengenai peristiwa tersebut. Dalam pemberitaan media daring, ia menjelaskan bahwa tebing tiba-tiba longsor ketika para pekerja sedang beraktivitas.

SANGGAHAN KASAT DI MEDSOS JUSTRU JADI BUKTI DAN PETI PAHIT SKALA BESAR

Kini, beredar berita sanggahan dari Kasat di media siber dan Facebook yang menyebut korban yang meninggal di wilayah Pahik. Namun, sanggahan tersebut justru menjadi tanda dan bukti kuat.

Mengapa..? Karena aktivitas PETI berskala besar diduga ada di wilayah Pahik itu sendiri, tidak jauh dari lokasi korban.

Kolase 3 foto ekskavator di Sungai Pahit yang sempat viral di Media Sosial dan Medi Siber.

Foto dan video bukti yang dikirim narasumber memperlihatkan jelas di Sungai Pahit, Solok Selatan, puluhan ekskavator kuning bebas beraktivitas. Ini bukan PETI manual pakai dulang, ini PETI skala besar pakai alat berat. Ada pondok-pondok, ada gundukan tanah merah, ada aktivitas pengerukan di bantaran sungai.

Jika Kasat menyebut korban di wilayah Pahik, maka itu semakin membuktikan bahwa di Pahik memang sarang PETI. Dan foto ekskavator di Pahik membuktikan skalanya besar dan bebas beroperasi.

Lalu kemana pengawasan Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi selama ini..?

KINERJA KAPOLRES DISOROT DAN RAZIA DIDUGA BOCOR

Publik kini menyoroti tajam kinerja Kapolres Solok Selatan. Pola lama kembali terulang: setiap akan ada razia, informasi diduga bocor dan alat berat diduga kabur. Razia pada 21 Agustus 2026 di Talantam dan Sungai Penuh hanya membakar asbuk tanpa menyita ekskavator.

Jika di Pahik ada PETI skala besar seperti di foto, dan di sebelahnya ada 4 orang tewas tertimbun longsor, maka patut diduga ada pembiaran.

Perbuatan ini diduga melanggar UU No.2/2002 tentang Polri, Perkap No.7/2022 tentang Kode Etik, dan melawan doktrin Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto “POLISI BERSAMA MASYARAKAT”.

DESAK KAPOLRI & KAPOLDA SUMBAR EVALUASI KAPOLRES & KASAT

Masyarakat mendesak Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan Kapolda Sumbar untuk segera mengevaluasi Kapolres AKBP Andreanaldo Ademi dan Kasat AKP Muhammad Yogie Biantoro.

Sanggahan yang beredar di Facebook tidak bisa menutupi foto bukti ekskavator di Sungai Pahit yang bebas beroperasi. Negara tidak boleh kalah oleh PETI skala besar yang sudah merenggut 4 nyawa.

Catatan Redaksi: Membuka seluas-luasnya hak jawab dan hak Koreksi bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan berdasarkan UU PERS No.40 Tahun 1999(Sugianto)

  • Penulis: Sugianto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK: Business Judgement Rule Gugur Jika Direksi BUMN Korupsi. Himbara Disorot di Forum BRI

    KPK: Business Judgement Rule Gugur Jika Direksi BUMN Korupsi. Himbara Disorot di Forum BRI

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle Sugianto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    JAKARTA,– Komisi Pemberantasan Korupsi – KPK memukul meja. Tameng hukum Business Judgement Rule (BJR) yang selama ini jadi perisai direksi BUMN, resmi tidak berlaku jika ada unsur korupsi. Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua KPK Johanis Tanak di depan direksi, pimpinan, dan ratusan vendor PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam forum Vendor Gathering di Menara BRILiaN, […]

  • Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pengedar Shabu di Titipapan

    Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pengedar Shabu di Titipapan

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Sib
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Belawan,SAIBERNEWS.COM || Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan pada Kamis, 14 Mei 2026 sekira pukul 00.15 WIB berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang pengedar narkoba jenis shabu di Jalan Platina 4 Link. 10 Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli. Dua tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial E (40) dan RS (46). Dari penangkapan tersebut petugas turut mengamankan […]

  • KIPAN KUANSING dan Pemerintah Daerah Kuantan Singingi Perkuat Sinergi Memberantas Narkoba

    KIPAN KUANSING dan Pemerintah Daerah Kuantan Singingi Perkuat Sinergi Memberantas Narkoba

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Sugianto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Teluk Kuantan, Riau ||  Kader Inti Pemuda Anti Narkoba Kuansing (KIPAN KUANSING) kembali berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menyikapi maraknya peredaran kasus penyalahgunaan narkoba di Kuansing, Selasa (10/02/2026). Dalam pertemuan dengan Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby MM, KIPAN KUANSING ditantang untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberantas narkoba. Bupati Kuansing menekankan pentingnya peran […]

  • Respon Pengaduan Call Center 110,Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama

    Respon Pengaduan Call Center 110,Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2026
    • account_circle Leo
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BELAWAN,SAIBERNEWS.COM – Respons cepat Call Center Polri 110 Polres Pelabuhan Belawan kembali membuahkan hasil. Laporan masyarakat terkait adanya riak-riak tawuran di kawasan Maden Lama, Minggu (4/10/2026) sore, langsung ditindaklanjuti personel di lapangan. Sekitar pukul 17.05 WIB, operator Call Center 110 menerima laporan dari masyarakat bernama Chandra terkait adanya gangguan Kamtibmas di Jalan Belawan Bahari, Medan […]

  • Polsek Cerenti Ungkap Sabu 4,92 Gram, Dua Pria Diamankan

    Polsek Cerenti Ungkap Sabu 4,92 Gram, Dua Pria Diamankan

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2026
    • account_circle SUGIANTO
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KUANTANSINGINGI,– Polsek Cerenti mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu dengan berat kotor 4,92 gram di Jalan Ahmad Yani, Desa Koto Peraku, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (2/10/2026). Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua pria berinisial RN dan RP, yang diduga berperan sebagai pengedar dan pemakai. Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., […]

  • Senyum Kakek Hairil di Ujung Jembatan Pasar Rawa

    Senyum Kakek Hairil di Ujung Jembatan Pasar Rawa

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Red
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Langkat,SAIBERNEWS.COM | Bertahun-tahun petani dan nelayan di pelosok Langkat terisolasi oleh jarak. Kehadiran sebuah jembatan beton kini memangkas waktu tempuh, menyelamatkan masa depan anak sekolah, dan menghidupkan kembali urat nadi ekonomi warga yang sempat mati suri. ​Bagi Hairil, pria sepuh berusia 74 tahun di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, jarak bukan lagi sekadar […]

expand_less Back to top