Dukungan Terus Mengalir, Seniman Dumai Ikut Menguatkan Perjuangan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
- account_circle Sukesih
- calendar_month Sen, 27 Jul 2026

DUMAI,SAIBERNEWS.COM – Dukungan terhadap pembentukan Provinsi Riau Pesisir terus menguat dan kini datang dari berbagai elemen masyarakat. Setelah memperoleh dukungan dari kepala daerah, tokoh masyarakat, kalangan legislatif, akademisi, hingga dunia usaha, kali ini giliran insan seni dan budaya menyatakan komitmennya untuk turut mengawal perjuangan tersebut.
Dukungan itu disampaikan Seniman Kota Dumai, Tantri Subakti, bersama Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kota Dumai, Agus Budanto, dalam kegiatan Silaturahmi dan Musyawarah Pembentukan Provinsi Riau Pesisir yang digelar di Hotel The Zuri Dumai, Minggu (26/7/2026) malam.
Agus Budanto menilai, pembentukan Provinsi Riau Pesisir bukan semata-mata menyangkut aspek administrasi pemerintahan, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mendorong kemajuan budaya, memperkuat identitas masyarakat pesisir, serta mempercepat pemerataan pembangunan.
> “Kalangan seni dan budaya siap memberikan dukungan moral terhadap perjuangan ini. Pemekaran daerah diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan kebudayaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Forum tersebut dihadiri Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM., MARS, Bupati Rokan Hilir Bustaman, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Siak, dan Kepulauan Meranti, anggota DPR RI, DPRD dari lima daerah, Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), pakar hukum, tokoh masyarakat, unsur BUMN, BUMD, pihak swasta, Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat termasuk insan seni dan budaya.
Kehadiran Tantri Subakti dan Agus Budanto dinilai menjadi bukti bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Riau Pesisir telah berkembang menjadi gerakan bersama yang mendapat dukungan lintas sektor. Kalangan seniman pun siap berkontribusi dalam memperkuat semangat persatuan dan menjaga cita-cita masyarakat pesisir.
Dalam paparannya, Wali Kota Dumai Paisal menegaskan bahwa pembentukan Provinsi Riau Pesisir merupakan kebutuhan strategis guna memperpendek rentang kendali pemerintahan sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan pembangunan berlangsung lebih cepat.
“Wilayah Provinsi Riau sangat luas. Pelayanan publik harus lebih dekat, pembangunan harus lebih cepat, dan masyarakat pesisir berhak mendapatkan pemerataan pembangunan,” tegas Paisal.
Ia menjelaskan, lima daerah yang mengusulkan pembentukan Provinsi Riau Pesisir, yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Siak, Rokan Hilir, dan Kepulauan Meranti, memiliki potensi ekonomi yang besar karena berada di jalur strategis Selat Malaka serta didukung jaringan pelabuhan internasional dan konektivitas transportasi darat maupun sungai.
Menurut Paisal, sebagian besar persyaratan pembentukan daerah otonom baru sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2007 telah terpenuhi. Persyaratan tersebut meliputi jumlah daerah, jumlah penduduk yang mendekati tiga juta jiwa, kejelasan batas wilayah, kesiapan calon ibu kota, hingga ketersediaan infrastruktur darat, laut, dan udara.
Dukungan yang terus berdatangan dari berbagai kalangan, termasuk insan seni dan budaya, menjadi sinyal kuat bahwa aspirasi pembentukan Provinsi Riau Pesisir semakin mendapat tempat di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan seniman diharapkan mampu memperkuat perjuangan menuju terwujudnya provinsi baru yang diyakini akan mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan pesisir Riau.***
- Penulis: Sukesih








Saat ini belum ada komentar